Solo NAWACITA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap, bendungan Gondang di Karanganyar Jawa Tengah tidak hanya berfungsi untuk mengaliri air di sawah-sawah, namun juga bermanfaat untuk lainnya, seperti menjadi pembangkit tenaga listrik dan obyek wisata, sehingga mampu memberikan dampak ekonomi yang baik bagi warga Karanganyar.

Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam sambutannya saat meresmikan bendng Godang di Karanganyar, Kamis (2/5).

“Semoga Bendungan Gondang selain mengairi sawah bisa juga menjadi pembangkit listrik dan bagus untuk tempat wisata sehingga bisa memberikan dampak ekonomi yang baik bagi Kabupaten Karanganyar,” katanya.

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana, Kamis (2/5/2019) siang meresmikan Bendungan Gondang di Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar.

Tiba di lokasi bendungan Gondang, Presiden Jokowi dan rombongan disambut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang sudah hadir lebih dulu. Tampak pula Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Bupati Karanganyar Juliyatmono, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan seluruh jajaran Forkopimda Kabupaten Karanganyar.

Sebelum menuju ke tempat peresmian Bendungan Gondang, ‎Jokowi menyempatkan diri masuk ke pendopo melihat proses pembangunan Bendungan Gondang.

Jokowi menggunakan rompi pekerja dengan bagian kanan bertuliskan nama “Jokowi” di bagian kiri gambar Bendera Merah putih. Tak lupa dilengkapi helm pekerja proyek berwana merah dan putih yang di bagian sampingnya tertulis tulisan : Presiden RI.

“Dengan ini Bendungan Gondang di Kabupaten Karanganyar pagi hari ini saya resmikan,” ujar Jokowi meresmikan bendungan tersebut yang dilakukan secara simbolis dilakukan dengan membunyikan sirine.

Selain itu peresmian dilakukan juga penandatanganan prasarti oleh Jokowi, Iriana, Menteri Basuki dan jajaran Forkopimda Kabupaten Karanganyar.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono ‎menjelaskan Bendungan Gondang memiliki kapasitas tampung 9,15 juta meter kubik dan luas genangan 43,86 hektare.

Baca juga :  Buka Rakornas KORPRI, Presiden Jokowi Titipkan Dua Pesan

Nantinya waduk ini akan menyuplai air bagi daerah irigasi seluas 4.680 hektare di Kabupaten Karanganyar dan Sragen.

Selain irigasi, manfaat lainnya adalah menjadi sumber air baku bagi Kabupaten Karanganyar dan Sragen, konservasi air, daerah wisata hingga‎kawasan konservasi daerah aliran sungai (DAS) Garuda.

Sekedar diketahui, pembangunan Bendungan Gondang dilakukan PT Waskita Karya sejak 2014 dengan anggaran Rp 762 miliar. Pembangunan bendungan ini merupakan prioritas dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Bendungan Gondang berada di kaki Gunung Lawu, daerah tangkapan air yang memiliki karakteristik debit sungai tetap tinggi sekalipun dalam kondisi puncak musim kemarau.

Comments are closed.