Sandiaga Puji Sri Mulyani, Fadli Zon: Menkeu Terbaik di Mata Asing

1
86

Jakarta NAWACITA – Predikat sebagai Menteri Keuangan Terbaik yang diraih Sri Mulyani Indrawati menuai komentar.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati meraih gelar Menteri Keuangan (Menkeu) terbaik se-Asia Pasifik versi majalah FinanceAsia. Gelar itu diberikan kepada Sri Mulyani untuk ketiga kalinya. Sebelumnya, Sri Mulyani juga meraih gelar serupa dari FinanceAsia pada 2017 dan 2018.

Dari kubu BPN (Badan Pemenangan Nasional) Prabowo – Sandiaga, prestasi Menkeu ini menuai dua versi.

Disatu sisi, Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengkritik keras Sri Mulyani. Lewat akun twitternya @fadlizon, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra yang juga tim sukses Prabowo-Sandi itu, menyebut gelar Menkeu terbaik yang disandang Sri Mulyani adalah terbaik di mata asing, buka di mata rakyat Indonesia.

Namun disisi lain, prestasi Sri Mulyani ini justru menuai pujian dari Cawapres nomor 02 Sandiaga Uno, yang mengapresiasi penghargaan yang diraih Sri Mulyani tersebut.

“Saya ucapkan selamat ke ibu Sri (Mulyani) dan tentunya kita apresiasi setiap penghargaan ke Menteri Keuangan dari dunia internasional,” ujar Sandiaga saat kampanye di Gunungkidul, Jumat (5/4).

Menurut Sandiaga, Sri Mulyani cocok dengan konsep pemerintahan yang diusung dirinya bersama Capres Prabowo Subianto.

“Bu Sri memiliki keharusan untuk punya pemerintahan yang kuat dengan kepemimpinan yang tegas. Bu Sri akan jauh lebih cemerlang bersama Prabowo-Sandi, karena kami jelas akan mereformasi secara struktural, dan itu dibutuhkan pemerintah yang kuat dengan kepemimpinan yang tegas,” tuturnya.

Sandi menyebut tidak anti terhadap menteri kabinet Jokowi. Bahkan tidak menutup kemungkinan pemerintahan Prabowo-Sandi menggaet menteri eks kabinet kerja bila terpilih nanti.

“Kita sampaikan bahwa the best and brightness sons and daughters, tokoh-tokoh yang luar biasa memiliki komitmennya seperti Bu Sri (Mulyani), Pak Chatib Basri atau Menteri Keuangan lain yang profesional dan tidak terlihat terafiliasi politik kemana kita beri kesempatan (masuk kabinet Prabowo-Sandi),” ujar Sandi.

“Dan itu salah satu fokus kita untuk memberi ruang kepada yang terbaik bagi republik,” imbuhnya.

Sandi melanjutkan, pemerintahan Prabowo-Sandi nantinya tidak akan anti terhadap menteri-menteri yang saat ini berada di kabinet kerja pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. Bahkan, Sandi menyebut tidak menutup kemungkinan menteri-menteri tersebut akan dibajak ke kabinet pemerintahan Prabowo-Sandi nantinya.

“Termasuk mantan menteri Pak Jokowi, siapapun itu selama mereka memiliki prestasi dan tentunya memiliki tata kelola yang baik, budi pekerti akan kita rangkul untuk kemajuan bangsa kita,” katanya.