Ditemani Anies, Presiden Jokowi Akhirnya Resmikan MRT Jakarta

0
209
Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) ditemani Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meresmikan MRT Jakarta, Minggu (24/3/2019).

Jakarta NAWACITA – Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) akhirnya meresmikan moda transportasi terbaru berbasis rel di DKI Jakarta, yakni Mass Rapid Transit (MRT), bertempat di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu (24/3/2019).

Jokowi hadir sekitar pukul 08.40 WIB, dan harus membelah ‘lautan’ manusia yang berkumpul di Bundaran HI sebelum peresmian. Kehadiran Jokowi di tengah-tengah masyarakat itu membuat suasana di sekitar Bundaran HI makin ramai.

Warga mendekat dan berebutan untuk bersalaman dan berfoto dengan Jokowi. Perjalanan Jokowi pun jadi melambat untuk menuju panggung. Setiba di panggung, Jokowi tampak menenteng handuk putih kecil. Dia mengelap muka dan lehernya berkali-kali.

Jokowi juga tampak kehausan. Dia menenggak air minum dari botol yang diberikan oleh asisten ajudannya. Dari atas panggung, Jokowi terlebih dahulu melakukan swafoto dengan warga yang ada di bawah, sebelum memulai acara peresmian.

Banyak warga yang telah hadir berebutan menitipkan kamera ponselnya, agar bisa berfoto dengan orang nomor 1 di Republik Indonesia tersebut. Tak berselang lama, acara peresmian pun dibuka dengan sambutan oleh Gubernur DKI, Anies Baswedan.

“Telah kita tuntaskan pembangunan 14 stasiun, dan MRT Jakarta akan beroperasi dengan 18 rangkaian. Terima kasih kepada gubernur terdahulu yang mengawal proses pembangunan MRT, pendahulu saya Gubernur Sutiyoso, Fauzi Bowo, Gubernur Joko Widodo, Gubernur Basuki Tjahja Purnama, Gubernur Djarot Saiful,” kata Anies.

Pesan Jokowi

Setelah sambutan yang diberikan Anies, Jokowi pun meresmikan MRT fase I rute Lebak Bulus-Bundaran HI sepanjang 16 kilometern itu, yang desain dasarnya disusun oleh Presiden RI ketiga, BJ Habibie pada tahun 1995 yang lampau.

Tak hanya meresmikan operasi komersial MRT Jakarta fase I, Jokowi juga meresmikan peletakan batu pertama pembangunan MRT Jakarta fase II yang terbentang dari Bundaran HI sampai Kampung Bandan, Jakarta Utara (Jakut) sepanjang 8,3 kilometer.

“Dengan mengucapkan bismillahirahmanirahim, MRT fase pertama saya nyatakan dioperasikan, sekaligus MRT fase II hari ini kita mulai lagi,” ujar Jokowi yang hadir dengan santai mengenakan baju kaus dan celana olahraga.

Usai meresmikan, Jokowi pun menyampaikan pidatonya. Terlebih dahulu dia menyapa warga yang hadir di lokasi acara, yang sudah menjajal MRT Jakarta.

“Siapa yang sudah nyoba MRT tunjuk jari? Yang belum nyoba besok coba, mumpung masih gratis karena nanti sebulan lagi bayar,” kata Jokowi disambut tepuk tangan meriah oleh warga.

Lebih lanjut, Jokowi pun mengingatkan bahwa kehadiran MRT Jakarta ini merupakan budaya baru transportasi Indonesia. Oleh karena itu, dia menitipkan pesan-pesan khusus kepada warga yang menggunakan moda transportasi berbasis rel tersebut.

“Ini adalah sebuah budaya baru karena merupakan yang pertama di Indonesia. Apa yang ingin saya titip? Pertama, jangan buang sampah di MRT dan stasiun MRT kita. Jaga agar MRT dan stasiun yang kita miliki tidak kotor. Sanggup?” tanya Jokowi.

“Sanggup!” teriak warga.

Jokowi juga meminta warga yang menggunakan MRT untuk tertib dan antre. Dia tak mau ada yang berdesak-desakan karena juga berbahaya.

“Kalau mau naik MRT ngantre, jangan berdesakan kaya ini. Antre dan disiplin waktunya, jangan sampai pintu mau tutup baru masuk, kejepit pintu nanti, hati-hati bisa kejepit pintu,” kata Jokowi.

“Ini yang akan terus kita sampaikan agar MRT kita nanti bisa kita pakai mutar-mutar Jakarta,” imbuh Jokowi.