Protokol Madrid Diluncurkan, Dirjen KI: Pemilik Merek Visi Internasional Semakin Dimudahkan

2
232
Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Freddy Harris dalam acara peluncuran booklet Protokol Madrid di Hotel JS Luwansa, Rabu (27/2)

Jakarta, NAWACITAEuropean Union Intellectual Property Organization (EUIPO) meluncurkan penyusunan booklet yang berguna sebagai panduan praktis untuk wirausaha Indonesia.

Atas hal tersebut, Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (Dirjen KI) Freddy Harris menyambut baik terkait peluncuran booklet tentang permohonan Merek melalui sistem Protokol Madrid  yang berjudul “Protokol Madrid: Jalur Menuju Pencitraan Merek Global”.

“Protokol Madrid merupakan sistem baru di Indonesia dan diperlukan pemahaman dalam mekanisme pendaftarannya. Maka dalam kesempatan ini saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada EUIPO yang telah menginisiasi penyusunan booklet ini,” ujar Freddy Harris saat membuka acara peluncuran booklet Protokol Madrid di Hotel JS Luwansa, Rabu (27/2).

Dengan Protokol Madrid kata Freddy, proses pendaftaran merk sudah bisa dilakukan di Indonesia. Ini memberikan penghematan waktu dan biaya.

“Saya yakin Protokol Madrid adalah sebuah sistem yang menguntungkan untuk pemilik merek yang memiliki visi Internasional,” ucap Feddy.

Selain itu pula, sistem ini memberikan insentif bagi pemilik merek luar negeri untuk berinvenstasi di Indonesia. Apalagi dengan kemudahan yang efesien dan transparan.

“Aksesi Protokol Madrid mempunyai banyak manfaat besar karena memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk ikut menikmati infrastruktur kekayaan intelektual global yang dapat mendukung penguatan ekonomi nasional  dan mendorong investasi,” ucapnya.

 

 

(Red: Faiz, sumber rilis)

Comments are closed.