Mendikbud: Guru Honorer Terus Bertambah, Pemda Diminta Tidak Alihtugaskan Guru PNS ke Bidang Lain

11
119

Bangka Belitung NAWACITA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyebut, di daerah-daerah masih banyak pemda yang mengalihkan tugas guru PNS (pegawai Negeri Sipil) ke bidang lain. Hal ini memicu semakin bertambahnya guru honor, lantaran guru PNS dipindahkan.

“Masih banyaknya guru honor di seluruh daerah, salah satunya karena pemerintah daerah selama ini sering mengalihkan tugas guru PNS dalam bidang lain,” kata Muhadjir saat meresmikan unit sekolah baru milik SMP Muhammadiyah Muntok, Bangka Belitung, Kamis (31/1).

Mendikbud pun meminta, pemerintah daerah menghentikan pengalihtugasan guru yang berstatus pegawai negeri sipil ke bidang lain.

Sampai saat ini, kata Muhadjir, masih ada pengalihantugasan guru pegawai negeri sipil menjadi tenaga pengawas, kepala pasar, camat, petugas Kantor Urusan Agama, dan pemangku jabatan yang lain.
Sementara banyak guru pegawai negeri sipil sudah masuk usia pensiun dan rekrutmen guru pegawai negeri sipil sempat dihentikan dalam beberapa tahun.

“Kondisi demikian mengakibatkan jumlah guru honor semakin bertambah, bahkan saat ini di seluruh Indonesia jumlahnya mencapai lebih dari 630.000 orang,” katanya.

Ia menjelaskan, anggaran pemerintah daerah untuk menggaji guru honor terbatas, akibatnya, para guru honorer mendapat gaji yang tidak sebanding dengan beban kerja mereka, yang hampir sama dengan guru pegawai negeri sipil.

Namun dikatakan Mendikbud, solusi mengatasi permasalahan guru honor ini, pemerintah sedang menyiapkan pola tata kelola perekrutan guru PNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Pemerintah menyiapkan regulasi perekrutan PPPK untuk mengakomodasi guru honor.

“Dengan pola tata kelola yang sedang disiapkan itu, ditergetkan pada 2023 seluruh permasalahan tenaga honor segera terselesaikan dan kesejahteraan guru menjadi lebih baik,” jelasnya.

Muhadjir menambahkan, setelah semua selesai pada 2023, pemerintah akan melakukan pola rekrutmen guru CPNS dengan standar kualitas, seperti yang sudah dijalankan demi meningkatkan mutu pendidikan nasional.

Comments are closed.