Polisi Masih Selidiki Bom Teror Rumah Wakil dan Ketua KPK

0
179

Jakarta NAWACITA – Teror bom kembali muncul. Tak tanggung-tanggung, kali ini rumah kediaman Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK M Laode Syarif yang jadi sasaran.

Di rumah Agus Raharjo di Perumahan Graha Indah, Jatiasih Kota Bekasi ditemukan bom palaron, pada Rabu (9/1).

Kapolsek Jatiasih, Kompol Ili Anas membenarkan hal tersebut. Teror terjadi sekitar pukul 06.30 pagi dengan ditaruh di depan rumah Ketua KPK.

Saat ini, menurut Ili, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut.

“Iya. Polisi masih melakukan penyelidikan di lapangan, usai dilihat ternyata itu berisi paralon,” kata Kapolsek kepada awak media, Rabu (9/1).

Ili menjelaskan, pihaknya mendapat laporan itu dari petugas keamanan rumah, yang curiga akan benda di depan rumah ketua KPK Agus Raharjo. Saat kejadian juga ketua KPK sedang tidak ada di rumah.

“Petugas keamanan lapor ke kami, kami cek itu bukan bom. Tapi paralon menyerupai bom,” ucapnya.

Ili belum bisa membeberkan lebih lanjut terkait teror tersebut.

“Kita masih tangani, nanti ya tunggu penyelidikan dari kami. Kita masih terus olah TKP,” paparnya.

Tak hanya rumah Ketua KPK, kediaman Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif ternyata turut jadi sasaran.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Muhammad Iqbal mengungkapkan, berdasarkan keterangan dari para saksi yang mendengar dan mengalami peristiwa tersebut secara langsung, diketahui ada bunyi ledakan kecil dari kediaman Laode M Syarif di Kalibata. Sementara, rumah Ketua KPK Agus Rahardjo tidak ada bunyi ledakan apa pun.

Iqbal mengatakan, tim penyidik sudah memanggil dan memeriksa sejumlah saksi yang diduga mengetahui, mendengar dan mengalami peristiwa tersebut secara langsung.

“Ada saksi yang menyatakan ada suara sedikit kecil dari kediaman Pak Laode dan di rumah Pak Agus tidak ada bunyi sama sekali,” kata Iqbal, Rabu (9/1).

Menurut Jenderal bintang dua ini, seluruh rekaman kamera CCTV yang ada di sekitar lokasi ledakan juga sudah diamankan untuk mengidentifikasi pelakunya.

“Situasinya saat ini sudah kondusif. Mudah-mudahan tidak ada motif apa pun di sini. Saksi-saksi juga sudah kami periksa dan rekaman CCTV di sekitar lokasi juga sudah kami amankan untuk diidentifikasi siapa pelakunya,” tutur Iqbal.

Iqbal menjelaskan sesuai SOP, kedua pimpinan KPK itu telah mendapatkan pengamanan khusus dari Kepolisian. Selain itu, kediaman kedua pimpinan KPK itu juga diamankan aparat mulai dari tingkat Babinkamtibmas hingga Polsek.

“Setahu saya, Pimpinan KPK kan memang mendapat pengawalan dan pengamanan dari Kepolisian. Itu sudah SOP kami, kemudian di setiap wilayah kami juga punya Babinkamtibmas, Kasubsektor hingga Kapolsek untuk mengamankan,” ujarnya.