Kemenhub Segera Terbitkan Aturan Ojek Online

1
168

Jakarta NAWACITA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan aturan untuk ojek online demi meningkatkan keselamatan bagi pengemudi. Langkah ini ditempuh menyusul setelah Kemenhub mengeluarkan aturan untuk taksi online. Aturan ini setidaknya akan mengatur tentang ketentuan tarif, sistem suspend dan keselamatan atau keamanan.

Menteri Perhubungan (Kemenhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, aturan ojek online dalam bentuk Peraturan Menteri ini saat ini sedang dipercepat, ditargetkan dapat rampung dalam waktu satu bulan atau paling lambat pada awal Maret 2019.

“Ya, satu bulan ini lah (selesai). Awal Maret paling lama,” kata Budi di sela acara safety ridingbersama Gojek di Cakung, Jakarta Timur, Minggu (6/1).

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi menjelaskan, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan para asosiasi pengemudi dalam waktu dekat. Pihaknya telah menyiapkan draft aturan tersebut yang siap didiskusikan dengan pihak pengemudi dan aplikator.

“Draft-nya sudah saya siapin, tinggal kita diskusikan, kita komunikasikan dengan para pengemudi dengan para aplikator juga,” katanya.

Dirjen menjelaskan, meskipun kendaraan roda dua tidak diatur dalam Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), namun pihaknya memiliki hak diskresi untuk mengatur. Menurut dia, aturan ini tinggal menunggu respons pemangku kepentingan sektor terkait.

Soal tarif, Dirjen mengaku, bahwa tarif ojek online akan berada di bawah tarif batas bawah maupun tarif batas atas taksi online.

“Kalau tarifnya taksi (online) saja Rp3.500 sampai Rp6.500 (per km) berarti di bawahnya dong. Bisa juga Rp2.500 bisa juga Rp2.000. Yang jelas harus di bawah mobil,” katanya.

Terkait penyelesaian aturan yang ditargetkan Menhub, Dirjen mengatakan, pihaknya sebetulnya masih butuh waktu untuk harmonisasi aturan itu dengan Kementerian Hukum dan HAM serta stakeholder.

“Kalau cepat ya, prediksi saya bulan 3-4 (Maret-April) sudah bisa, tergantung dalam peralihan itu apakah ada penyesuaian lagi kita lihat,” pungkasnya.

Comments are closed.