Mendagri: Aksi Darurat Bencana, Banten Tidak Tunggu Dana Pusat

1
202

Jakarta NAWACITA – Terkait bencana tsunami Selat Sunda di Banten, Menteri Dalam Negeri (Mendagr) Tjahjo Kumolo meminta Pemprov Banten tidak menunggu dana dari pusat untuk aksi tanggap darurat.

Tjahjo juga memastikan Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan jajaran kementerian dan lembaga terkait untuk membantu proses pemulihan dan penanganan wilayah terdampak tsunami di Banten.

“Buat pos tanggap darurat, jangan tunggu anggaran pusat dulu, pasti akan diganti. Kemendagri pastikan soal anggaran sederhana saja, kami akan ACC,” kata Tjahjo, Senin (31/12).

Tjahjo menekankan, jangan sampai dijadikan bancakan untuk korupsi.

“Saya ingatkan area rawan korupsi,” katanya.

Proses langkah yang telah dilakukan Pemprov Banten bagi korban dan wilayah terdampak tsunami Selat Sunda ini, Gubernur Banen Wahidin Halim menyampakan kepada Mendagri, pihaknya telah memberikan berbagai bantuan pada para pengungsi di tempat pengungsian.

Menurut Wahidim, jumlah pengungsi yang sudah terdata hingga saat ini sekitar 23 ribu jiwa.

“Yang paling berat masalah pengungsi, sampai tadi malam terdata sekitar 23 ribu. Tadi malam kita sudah drop obat-obatan dan makanan, kita harus bikin pelayanan kesehatan tidak hanya di Puskesmas,” ungkap Wahidin.

Saat ini, menurut Gurbernur, aparat gabungan dari Pemda, TNI, Polri dan para relawan terus berupaya membuka akses ke daerah daerah yang terisolir karena aksesnya terputus oleh tsunami.

“Hari ini kita akan masuk ke wilayah Cigorondong dan Tamanjaya, kalau penanganan korban sudah langsung diidentifikasi kepolisian, kita bertugas untuk mengevakuasi,” ujarnya.

Wahidin meminta pada Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo agar pemerintah membantu regulasi penggunaan anggaran untuk membantu masyarakat terdampak tsunami.

Sebelumnya, Tjahjo Kumolo telah memberikan bantuan langsung kepada warga korban tsunami selat Sunda di Provinsi Banten.

“Kami dari Kemendagri gotong royong dengan jajaran eselon I dan lainnya menyerahkan bantuan logistik berupa minyak, beras, gula, kopi, teh, susu, biskuit, mie instant, telur, air mineral, sabun dan sebagainya, yang benar-benar mendesak dibutuhkan saudara kita yang terkena bencana,” katanya.

Hal itu disampaikan Mendagri Tjahjo Kumolo di Pendopo Kantor Gubernur Banten, Jumat (28/12/2018). Bantuan secara simbolis diserahkan kepada Gubernur Banten Wahidin Halim.

Comments are closed.