Tangerang, NAWACITA– Dengan penerapan pengelolaan kepegawaian melalui sistem yang berbasis teknologi informasi, yaitu SIMPEG (Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian) New 015. SIMPEG New 015 Kemenkumham mendapatkan penghargaan empat kali berturut-turut di BKN Award 2018.

Sistem ini dapat mengintegrasikan seluruh layanan kepegawaian, yang menjadi sarana bagi Menkumham, Sekretaris Jenderal, dan Kepala Biro Kepegawaian memonitor kinerja seluruh jajaran pegawai di Kemenkumham.

Dalam masa kepemimpinan Menteri Yasonna H. Laoly, Kemenkum sudah mulai aktif dan tidak absen untuk menerima BKN Award karena dianggap berkinerja positif dalam pengelolaan kepegawaian.

BKN Award 2018 diserahkan di acara Rapat Kerja Nasional Kepegawaian (Rakornas) BKN di Indonesia Convention Exhibition, Serpong, Tangerang. Bambang Rantam Sariwanto Sekretaris Jenderal Kemenkumham hadir pada acara itu untuk menerima BKN Award 2018 dari kepala BKN Bima Haria Wibisana.

Seperti dikatakan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Asman Abnur, ASN merupakan pilar birokrasi juga dituntut sebagai orang yang selalu berinovasi dan melakukan terobosan-terobosan yang kreatif dan inovatif. Sehingga didalam melakukan kebijakan kita tidak tertinggal dari negara lain.

“Betapa cepatnya perubahan. Jadi siap-siap, perubahan tidak bisa lagi kita halangi,” ujar Asman, Rabu (11/7).

Asman juga berpesan kepada seluruh biro kepegawaian maupun badan kepegawaian daerah yang hadir, sudah saatnya meninggalkan cara-cara lama yang hanya berkonsentrasi sebagai administrator.

“Anda tidak boleh lagi bekerja sebagai administrator saja. Mencatat pegawai yang akan diangkat (PNS), mengurus pensiun. Bukan itu lagi yang menjadi tugas pokok. Bagaimana merencanakan pegawai yang betul-betul nyambung dengan potensi daerahnya atau kementerian/ lembaga, sehingga betul-betul kita bisa merencanakan pegawai yang tepat sesuai dengan beban kerja yang akan kita pikul,” kata Asman.

Baca juga :  Kemendagri Terima Hasil Pengukuran Indeks Inovasi Daerah dan Penilain IGA dari Universitas Indonesia

Untuk diketahui Keberadaan SIMPEG New 015 ini sejalan dengan revolusi industri 4.0 dimaknai sebagai upaya meningkatkan performa pelayanan kepegawaian sehingga lebih efektif dan efisien.

Maka, para ASN selaku pelayan publik harus mampu beradaptasi dan mengubah paradigma bekerja. Yang akan menerapkan layanan berbasis digital, mulai dari proses rekrutmen berbasis online dan seleksi transparan dengan CAT BKN yang sudah dimulai sejak tahun 2010.

 

 

 

(Red: Faiz, sumber Kemenkumham)

Comments are closed.