Teka-Teki Pengantin Jokowi di Pilpres 2019

0
170
Keterangan: Koalisi Partai Pendukung Jokowi di Pilpres 2014

 

Jakarta, NAWACITA- Cawapres pendamping Jokowi di Pilpres 2019 masih menjadi tanda tanya besar. Partai Koalisi Pemerintah yang telah mendeklarasikan dukungan kepada Jokowi belum mengambil keputusan.

 

Nama-nama yang akan muncul untuk mendampingi Jokowi hanya sebatas wacana. Paling santer dikabarkan berasal dari partai Politik yang merupakan mitra pemerintah saat ini. Beberapa Ketua Umum Parpol dikabarkan bisa menjadi pendamping Jokowi.

 

Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan sebagai partai pengusung utama Jokowi masih mengkaji Cawapres yang cocok untuk Jokowi. PDI P belum memutuskan siapa nama-nama yang dimunculkan. Partai moncong putih ini hanya memunculkan kriteria yang mau mendampingi Jokowi.

 

“Saya enggak bicara orang per orang. Tapi yang pasti harus bisa menjaga NKRI, menjaga keberagaman, dan mempunyai visi-misi yang sama dengan Presiden yang akan dilantik,” ujar Puan saat dijumpai di Kompleks Istana Presiden, Selasa (27/2

 

Selain itu, kata Puan, sosok cawapres pendamping Jokowi harus bisa memberikan kontribusi yang lebih baik dibandingkan masa pemerintahan di periode pertama.

 

“Ini kan tujuannya untuk masa depan bangsa, tentu saja diharapkan kepemimpinan presiden dan wakil presiden 2019-2024 akan lebih baik dari periode yang sekarang,” ucap Puan

 

Begitu pula dengan Partai Nasional Demokrat (Nasdem).  Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Johnny Plate menyatakan pihaknya telah memiliki sejumlah kriteria cawapres Jokowi.

 

Kriteria tersebut yakni, pertama mesti hubungan baik dan bisa cocok dengan Jokowi, hal ini agar bisa bekerjasama dengan baik dan memiliki rasa saling percaya. Kedua, memiliki electoral base sehingga bisa meningkatkan elektablilitas.

 

Ketiga, harus memahami visi, misi dan program yang telah dimiliki Jokowi, sehingga diharapkan bisa melanjutkan program yang sudah ada.

 

Keempat, cawapres diharapkan bisa menjadi utusan negara untuk berdiplomasi lebih baik dengan negara lain. “Jadi itu kira-kira syarat yang kita ajukan,”ujar Johnny Plate, Kamis (8/3).

 

Namun beda halnya dengan Partai Solidaritas Indonesia. Sebagai partai pendatang baru, PSI sudah menyatakan dukungan kepada Jokowi lengkap dengan Cawapres dan Kabinet kerja Jilid 2.

 

Ada 22 orang tokoh besar disebutkan PSI untuk menjadi pendamping Jokowi di Pilpres 2019 yaitu Airlangga Hartarto, Chairul Tanjung, Din Syamsuddin, Luhut B. Panjaitan, Moeldoko,  Mahfud Md, Nadiem Makarim, Rusdi Kirana, Said Aqil Siroj, Sri Mulyani Indarwati, Susi Pudjiastuti, Yaqut Cholil Qoumas.

 

“Ini seluruhnya bentuk usulan kami. Apakah akan diterima atau tidak, seluruhnya tergantung Pak Jokowi. Tentu ada pertimbangan kecocokan personal, elektabilitas, dan pertimbangan lainnya,” kata Grace Natalie Ketua Umum PSI dalam konferensi pers di kantor Dewan Pimpinan Pusat PSI, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta, Minggu, (25/03).

 

 

(Red: Kur)