JK Dorong Tokoh Agama Jaga Kondusifitas Tahun Politik

8
75
Keterangan: Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan sambutan di Sidang Majelis Sinode ke-79 GMIM

 

Manado, NAWACITA- Memasuk tahun politik 2018-2019, Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta tokoh agama untuk ikut andil dalam menjaga ketentraman. JK mendorong para tokoh agama untuk berperan aktif dalam melakukan pendidikan masyarakat melalui rumah ibadah.

 

“Kita mempunyai banyak rumah ibadah dan sangat Indah. Akan tetapi kehidupan masyarakat belum merata dengan daerah satu sama lainya, tentu kurang afdal atau kurang lengkap beragama kita,” ujar JK dalam dalam sambutannya di pembukaan majelis Sinode ke-79 Gereja Masehi Injili di Minahasa, Sulawesi Utara, di Grand Kawanua Convention Center, Jalan A. A. Maramis, Paniki Bawah, Manado, kemarin (19/3).

 

JK menginginkan agar kehidupan sosial masyarakat dibangun dan dijaga oleh para tokoh agama. Setiap daerah yang memiliki kemajuan maka faktor utamanya adalah peningkatakan pengetahuan masyarakat

 

“Karena kalau sejak dulu pendidikan di sini sangat maju, tingkat pengetahuan masyarakatnya lebih baik dibanding dengan masyarakat-masyarakat di daerah lain. Tentu itu lah pendidikan yang dijalankan baik oleh pemerintah juga tentu oleh organisasi keagamaan yang menjadi bagian hidup kita semuanya,” kata JK.

JK juga mengatakan bangsa Indonesia akan bekerja keras di tahun politik ini. Dia pun mengingatkan agar tetap menjaga suasana kondusif di tahun politik ini hingga 2019 mendatang.

 

“Ada dua hal yang secara umum bersamaan kita harus tetap membangun bangsa ini, membangun ekonominya, membangun persatuannya, membangun infrastrukturnya, membangun industrinya. Agar orang bekerja, orang berpendapatan, orang makmur, orang dan sebagainya,” ungkapnya.

 

“Nah sekaligus seperti saya katakan tadi, tahun demokrasi, pesta demokrasi yang akan berjalan tahun ini dan tahun depan merupakan momen-momen yang penting,” imbuhnya.

 

Sementara itu, JK berharap Sidang Sinode ke-79 Gereja Masehi Injili Minahasa juga membahas tentang kepemimpinan. Selain itu juga membahas apa yang akan dilakukan Indonesia sebagai yang besar, makmur, dan damai.

 

 

 

(Red: Hulu, sumber dtk)