Menkumham Tunggu Laporan Imigrasi Terkait Kabar 11 WNI di Marawi

11
319
Foto: Net

Nawacitapost.com – Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly, mengaku masih menunggu laporan Dirjen Imigrasi terkait kabar warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam kelompok militan pro-ISIS yang menyerbu kota Marawi, Filipina.

“Ada yang mengatakan pasport mereka itu kewarganegaraan Indonesia. Saya sudah kasih ke dirjen Imigrasi, saya sidang menunggu laporan dirjen soal itu,” kata Yasonna kepada wartawan di RS Premier Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (28/5/2017).

Dirinya hanya menyerahkan dugaan ini kepada pihak kepolisian. Apalagi, WNI itu akan masuk ke Indonesia.

“Tetapi Polri sudah mengantisipasinya. Ada beberapa orang yang ditengarai juga WNI yang mau masuk Indonesia,” katanya.

“Tetapi Polri sudah mengantisipasinya. Ada beberapa orang yang ditengarai juga WNI yang mau masuk Indonesia,” kata dia.

Menurutnya, bentrokan militer Filipina dengan kelompok militan ISIS di Marawi harus diantisipasi aparat kepolisian. Ia berharap Indonesia tak menjadi lahan perbuatan bagi teroris.

“Saat ini kan ada lagi ancaman dari Filipina Marawi, ini semua harus kita antisipasi. Saya tak mau kita menjadi lahan yang subur bagi perbuatan teror, maka saya kira kita harus mempercepat ini,” ucap dia.

Kabar mengenai dugaan keterlibatan 11 WNI tersebut menyebar melalui broadcast message jejaring sosial WhatsApp. Sebelas orang tersebut terdiri dari 6 warga Bandung, 2 warga Tasikmalaya, 1 warga Bogor, 1 warga Karawang, dan 1 warga Kendari. (fajar)

 

Comments are closed.