Foto: Net

Nawacitapost.com – Menkopolhukam Wiranto mengatakan, lebih dari 500 Warga Negara Indonesia (WNI) diketahui sudah bergabung ke Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

“Data yang kita (Kemenkopolhukam) terima, ada 500 lebih WNI yang sudah bergabung dengan ISIS di Suriah,” ujar Wiranto, saat memberikan keynote speaker dalam Talkshow Kebangsaan “Merajut Indonesia dalam Kebhinekaan” di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, Sabtu (27/5/2017).

Dari total jumlah tersebut, sepuluh persen lebih “dikader” langsung di Suriah. Setelah itu, mereka diijinkan kembali ke Indonesia untuk melancarkan aksi terorisme.

“Setelah diberi pelatihan dan dicuci otaknya, (kurang lebih) 53 orang kembali ke Indonesia untuk melancarkan aksi terorisme,” ujarnya.

Selama ini memang diketahui pihak ISIS menyerap calon yang akan dikader dari berbagai negara. Kemudian, menyebarkan dan membuat basis-basis di negara asal anggota yang dikadernya.

Wiranto mengaku sempat ikut dalam pertemuan global terkait misi memerangi aksi terorisme dengan berbagai negara dunia. Sebab tidak mungkin suatu negara menghadapi terorisme sendirian.

“Ada 100 negara daalm pertemuan itu, setuju untuk melawan terorisme. Sehingga ada kesepakatan untuk tukar menukar mengenai info aksi terorisme. Sehingga suatu saat nanti akan ada peta anatomi jaringan terorisme di seluruh dunia. Sehingga kita bisa melawan terorisme secara frontal,” ungkap Wiranto. (hadi)

 

Baca juga :  Dirut TelkomGroup: Pemanfaatan Data Digital Dukcapil Efektif Cegah Fraud Dalam Pelayanan Publik

Comments are closed.