Gubernur DI Yogyakarta dan Kepala Lemsaneg berfoto bersama seluruh peserta Forum Tematik Bakohumas di Hotel Tentrem, Yogyakarta, Senin (15/5). (Foto: Humas/Edi)

Nawacitapost.com – Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) melalui Badan Koordinasi Hubungan Kemasyarakatan (Bakohumas) menyelenggarakan Forum Tematik dengan tema Sosialisasi Sejarah Persandian menuju Cyber Security di Hotel Tentrem, Yogyakarta, Senin (15/5) siang.

Kepala Lembaga Sandi Negara, Djoko Setiadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa metode persandian saat ini sudah banyak mengalami perubahan.

“Era keterbukaan telah membawa banyak perubahan dalam kebebasan menyampaikan informasi meski kemudian ada informasi yang dikecualikan. Di situlah peran persandian,” tuturnya.

Fakta sekarang ini, menurut Djoko, akses dilakukan dengan melalui internet dan pengguna saat ini meningkat sangat tinggi mencapai 132 juta di tahun 2016.

Sementara itu, Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan bahwa perang generasi keempat sudah tidak lagi menggunakan senjata. Sultan mencontohkan bahwa LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender). Ia menambahkan bahwa perang generasi keempat ini membutuhkan waktu yang panjang dan merusak budaya.

Kebijakan Indonesia, lanjut Sultan, sekarang ini sebagai wujud transparansi kebijakan publik meski ada risiko bahwa serangan siber akan terjadi pada lembaga pemerintah. “Ciri berita hoax adalah di luar akal sehat,” tambah Sultan sebelum membuka acara forum Bakohumas secara resmi. (val)

Baca juga :  Bamsoet : Vaksin Corona Akhir Tahun Sudah Diproduksi Massal

Comments are closed.