Foto: Net

Nawacitapost.com – Kementerian Luar Negeri Indonesia melalui akun twitter resminya @portal_kemlu_RI, Sabtu (8/4/2017) menegaskan tidak ada informasi yang menyebutkan adanya warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam teror truk di pusat perbelanjaan Drottninggatan, Stockholm, Swedia.

“Tidak ada informasi mengenai WNI yang menjadi korban. Kemenlu RI terus ikuti perkembangan aksi teror yg terjadi di #Stockholm pada (7/4) Pkl. 13.53 (WS),”  bunyi  pernyataan Kemenlu dalam akun twitternya.

Teror truk terjadi di Stockholm, Swedia, Jumat (7/4/2017) kemarin. Pelaku yang mengemudikan truk dengan kecepatan tinggi menabrak para pejalan kaki di Drottninggatan, Stockholm menewaskan empat orang dan melukai 15 lainnya sebelum menabrak sebuah pusat perbelanjaan.

Insiden itu adalah yang pertama kali terjadi di Swedia. Cara yang digunakan pelaku mirip dengan beberapa serangan lain di sejumlah kota di Eropa seperti Nice, Berlin dan yang terakhir di London.

Tas berisi bahan peledak ditemukan di dalam truk yang digunakan untuk menabrak kerumunan pejalan kaki di pusat pertokoan di Distrik Drottningatan. Tim penjinak bom juga dilaporkan bekerja sepanjang malam untuk menetralisir bahan peledak tersebut.

Laporan polisi menyatakan bahan peledak tersebut sebelumnya tidak berhasil dinyalakan oleh pelaku. Alih-alih meledak, pelaku malah terkena luka bakar.

Pelaku berhasil menangkap pelaku teror tersebut yang diidentifikasi sebagai pria berusia 39 tahun asal Uzbekistan. (rian)

Baca juga :  UU KPK Berlaku, OTT Nihil

Comments are closed.