Foto: Dok. PU

Nawacitapost.com – Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) gencar merealisasikan Program Sejuta Rumah dengan membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), baik rumah tapak maupun rumah susun (rusun). Termasuk fokus membangunkan rusun bagi para santri di pondok pesantren.

“Pembangunan rusun bagi santri di pondok pesantren merupakan bagian bentuk perhatian dan keseriusan pemerintah dalam penyediaan rumah dan penataan kawasan lingkungan pendidikan,” kata Basuki di Jakarta, Rabu, (5/4/2017).

Dia menjelaskan, Kementerian PUPR melalui Ditjen Penyediaan Perumahan tengah pada tahun 2017 ini akan membangun 19 tower Rusun yang terdiri dari 570 unit dengan dana yang dialokasikan sebesar Rp 181,65 miliar.

Beberapa daerah yang akan dibangunkan Rusun Ponpes oleh Kementerian PUPR antara lain, Pidie Jaya, Mandailing Natal, Padang Pariaman, Lampung Timur, Ogan Komering Ulu Timur, Tasikmalaya, Magelang, Semarang, Ende, Madiun, Nganjuk, Pasuruan, Sintang, Hulu Sungai Selatan, dan Bone.

Sementara pada tahun 2018 dan 2019 ditargetkan penambahan rusun ponpes dilakukan di 40 lokasi, sehingga dalam jangka waktu lima tahun Rusun Ponpes yang dibangun bisa mencapai lebih dari 100 tower.

Nantinya, setiap Rusun Ponpes terdiri dari 3 lantai yang dapat dihuni oleh 216 santri dengan biaya pembangunan per unitnya sebesar Rp 9 sampai 10 miliar. Rusun yang dibangun akan dilengkapi dengan meubeler dan sudah ada air dan listrik sehingga siap digunakan. Pada setiap lantainya  memiliki daya tampung mencapai 72 orang dan dilengkapi 10 unit toilet, 10 unit WC, 2 unit tempat wudhu, 1 unit janitor dan 2 unit pantri. (fajar)

Baca juga :  KemenPUPR Berikan 55 Unit Rusun Bagi Pegawai Kemenkumham di 5 Wilayah

Comments are closed.