Menteri Yasonna Laoly Lakukan Hal Ini Di Akhir Masa Jabatan Di Kemenkumham

0
615
Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly memakai busana adat Batak. (Foto: Kumparan)

 

Jakarta, NAWACITA– Yasonna H. Laoly dalam sisa jabatanya sebagai Menteri Hukum dan HAM lebih akan bekerja optimal dalam pembenahan dan peningkatan pelayanan publik.

Dia akan mendorong pelayanan publik di Kememkumham bisa lebih profesional, akuntabel, sinergis, transparan, dan inovatif dengan memanfaatkan teknologi informasi.

“Kita sudah membangun berbagai program. Dan sekarang waktunya untuk menyempurnakanya. Termasuk kita dilaunchingnya data center  agar seluruh unit bisa terkoneksi otomatis,” Kata Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Hamonangan Laoly di Kantor Kemenkunham, Jakarta Selatan, Selasa (30/10).

Semua program ini diharapkan mampu memudahkan dan mempercepat pelayanan kepada publik termasuk  dalam hal pelayanan teknologi informasi. Berbagai terobosan terus dilakukan mengikuti trend zaman yang memanfaatkan teknologi informasi yang serba canggih saat ini

“Penggunaan teknologi IT sudah diterapkan dalam pelayanan. Pelaksanaan tugas tidak perlu manual lagi dan begitu juga publik bisa mengakses dan memanfaatkan layanan kita melalui layanan teknologi,” ungkapnya.

Yasonna menambahkan, yang lebih penting yakni meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan Kemenkumham. Selain itu, Menkumham juga meminta jajaran Kementerian Hukum dan HAM untuk terus meningkatkan integritas, dan kinerja dalam rangka mendukung suksesnya program pembangunan nasional.

“Reward and punisment kita lakukan, kita terus mengembangkan pusat-pusat pendidikan. Seperti di Tangerang akan membuka kampus baru Politeknik untuk Imigrasi dan Pemasyarakatan,” tutur Menkumham.

Yasonna menambahkan, Kemenkumham berupaya untuk membangun Zona Integritas pada satuan kerja. Salah satunya adalah penguatan satuan kerja menuju wilayah bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Saya mendengar sedikit bocoran, bahwa satuan kerja yang kita usulkan menjadi WBK/WBBM sepertinya akan ada yang masuk dalam nominasi. Mari kita doakan, semoga cita-cita kita menjadikan satuan kerja di lingkungan Kemenkumham menjadi WBK/WBBM menjadi nyata,” ujar Yasonna.

 

 

(Red: Faiz, sumber Kompas)

Tinggalkan Balasan