Menkumham Kritik Keras Walikota Tangerang Soal IMB

0
36
Menkumham Yasonna H. Laoly menjawab wartawan usai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, Senin (8/7) sore. (Foto: Agung/Humas)

Tangerang,NAWACITA-Hubungan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dengan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly sedang mendapat sedikit tantangan. Saat meresmikan Perguruan Tinggi Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Imigrasi (Poltekim) di kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Yassona menyindir Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah ihwal pembangunan gedung yang sempat tersendat.

Yasonna mengungkap, saat membangun gedung di wilayah Kota Tangerang, Arief kurang ramah dengan Menkumham lantaran sedikit menghambat perizinan pembangunan gedung tersebut. “Kepala BPSDM Hukum dan HAM supaya mengurus izin-izin yang berkaitan dengan ini karena pak wali kota agak kurang ramah dengan Kemenkumham,” ungkap Yasonna dalam pidato peresmian Kampus Poltekim, Selasa (9/7/2019).

Menurut Yasonna, Pemerintah Kota Tangerang mewacanakan kawasan milik Kemenkumham akan dijadikan tata ruang persawahan. Dia menyebut hal tersebut menjadi masalah.”Nanti kita bicara ke Menteri ATR, tapi kita bisa duduk bersama apapun masalahnya,” tuturnya.

Yasonna menyebut pembangunan infrastruktur yang dikerjakan di wilayah Kota Tangerang ini berjalan secara bertahap. Rencananya, setelah kampus Poltekip dan Poltekim yang pertama diresmikan, nantinya pihaknya membangun bangunan pendukung lain.”Ini pembangunan tahap pertama. Dalam waktu dekat juga PUPR akan membangun asrama,”kata Yasonna.

Wali Kota Tangerang pun merespon pernyataan Yasonna.  Menurutnya,Pemerintah Kota Tangerang justru memperjuangkan agar di Kota Tangerang sudah tidak ada plotingan untuk lahan pertanian, termasuk lahan Kemenkumham sebagaimana draft Raperda RTRW yang dia usulkan.

“Yang menetapkan lahan itu menjadi lahan pertanian justru dari Kementerian Pertanian,” beber Arief.

Oleh karena itu, Arief menyatakan, dirinya belum bisa mengabulkan apa yang diinginkan Kemenkumham terkait Izin Mendirikan Bangunan (IMB).Sebab menurutnya masih terkendala landasan-landasan hukum yang belum selesai.

“Jadi mudah-mudahan dengan surat yang saya layangkan, nota keberatan saya, beliau bisa jauh lebih paham seperti apa kondisi ruwetnya urusan administrasi dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan. Saya bicara sebagai seorang wali kota yang terus berupaya hanya memikirkan yang terbaik untuk Kota Tangerang,” pungkas Arief.

Tinggalkan Balasan