Menko Darmin Resmikan PLTGU Terbesar Se Asia Tenggara di Cilamaya

0
43
Menko Perekonomian Darmin Nasution didampingi Dirut Pertamina dan pejabat lainnya menekan tombol tanda dimulainya pembangunan PLTGU Jawa 1, di Karawang, Jabar, Rabu (19/12) pagi. (Foto: Ekon)

Karawang, NAWACITA– Proyek pembangunan Infrastruktur gas dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Jawa 1 diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution yang berlokasi di Desa Cilamaya, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, Rabu (19/12).

PLTGU Jawa 1 diharapkan bisa menghasilkan kapasitas daya listrik sebesar 1.760 MW dengan memanfaatkan 400 juta kaki kubik Liquefied Natural Gas (LNG) perhari yang dikirim langsung dari Tangguh.

Dalam penuturanya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan, PLTGU Jawa-1 merupakan salah satu pembangkit listrik penting yang akan menopang kehandalan sistem kelistrikan Jawa-Bali.

Selain itu, PLTGU-1 akan menjadi pembangkit listrik terintegrasi pertama di Asia dan terbesar di Asia Tenggara, yang menggabungkan bisnis LNG dan bisnis independent power producer (IPP).

“Kita patut bersyukur dengan proyek yang penting dan membanggakan yaitu PLTGU Jawa-1 atau yang lebih sering disebut proyek IPP PLTGU Jawa-1 merupakan pembangkit listrik terintegrasi pertama di Asia dan terbesar di Asia Tenggara,” kata Darmin.

Menurut Menko Perekonomian, pemerintah telah menetapkan proyek PLTGU Jawa-1 ini tidak hanya sebagai Proyek Strategis Nasional, tetapi juga sebagai proyek prioritas dari Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP).

“Oleh sebab itu, KPPIP mendukung penuh percepatan penyelesaian pembangunannya. Dalam proses persiapan Financial Closing, KPPIP telah memfasilitasi penyelesaian kesesuaian tata ruang, proses pengadaan lahan, dan penerbitan perizinan-perizinan yang dibutuhkan,” samung Darmin.

Selain itu pula, pemerintah terus mendorong pembangunan Proyek-proyek strategis seperti Proyek IPP PLTGU Jawa-1 ini dilanjutkan dengan pembangunan infrastruktur strategis lainnya di seluruh Indonesia dengan kualitas, profesionalisme dan kecepatan tinggi.

“Infrastruktur gas diperlukan untuk mendukung pengembangan pembangkit listrik tenaga gas di seluruh Indonesia,” tegasnya.

Diakhir sambutannya, Menko Darmin berpesan kepada Pertamina, PLN, dan semua pihak yang terlibat agar kerjasama ini dijalankan sesuai dengan rencana langkah-langkah yang telah ditetapkan, sehingga pembangunan dapat berjalan lancar dan sesuai dengan waktu yang ditargetkan.

Turut hadir dalam acara ini Duta Besar Jepang untuk Indonesia Tadayuki Miyashita, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R Donovan Jr, perwakilan dari Kementerian/Lembaga (K/L) terkait, dan Direktur Pengadaan Strategis 2 PT PLN (Persero) Supangkat Iwan Santoso.

 

 

 

(Red: Martin, sumber Setkab)

Tinggalkan Balasan