Menkeu: Penyelenggaraan Asian Games Menggunakan APBN 2015-2018 Sebesar Rp 8,2 Triliun

0
66
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Ist)

Jakarta, NAWACITA– Pemerintah telah mengeluarkan biaya sebesar Rp 8,2 triliun untuk penyelenggaraan Asian Games ke 18 di Jakarta-Palembang.

Diutarakan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati bahwa biaya itu ambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2015-2018.

“Dana tersebut dikelola INASGOC bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), dan digunakan INASGOC untuk seluruh persiapan, pembukaan, penyelenggaraan, hingga penuntasan penyelenggaraan Asian Games,” ungkap Menkeu melalui fanpage facebook pribadinya, yang diunggahnya Minggu (2/9) malam.

Sedangkan untuk penyiapan/pembinaan atlet dalam periode 2015-2018, menurut Menkeu, APBN telah mendanai Rp2,1 triliun (termasuk bonus bagi atlet, pelatih dan official).

Sementara itu investasi sektor konstruksi sekitar Rp13,7 triliun untuk kota Jakarta dan Palembang. Pembiayaan dari APBN untuk sektor ini juga telah disiapkan sejak 2015 hingga 2018.

Menkeu meyakinkan, semua pengeluaran dan penerimaan negara termasuk dari sponsor terkait kegiatan Asian Games harus dikelola dengan profesional dan penuh integritas, dan dipertanggung jawabkan secara akuntabel.

“Akuntabilitas adalah hal penting yang senantiasa dijaga dalam setiap kegiatan menggunakan dana APBN-uang dari pajak yang anda semua bayarkan! “ tegas Sri Mulyani.

Ia pun menambahkan, semua fasilitas di kawasan olah raga Senayan-Jakarta dan di kawasan Jakabaring-Palembang, infrastruktur jalan termasuk LRT, semuanya dapat dimanfaatkan masyarakat setelah Asian Games. Termasuk apabila ada kegiatan olah raga tingkat internasional di kemudian hari.

Ditegaskan Menkeu, masyarakat membutuhkan ruang untuk berolah raga, berinteraksi dan beraktivitas supaya tetap sehat, produktif, dan terus kreatif positif.

“Kita akan menjaga aset negara untuk semaksimal mungkin manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.

 

 

(Red: Pendi, sumber TYS

Tinggalkan Balasan