KPK Secara Resmi Menahan Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin

0
70
Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin memakai rompi orange KPK. (Foto: Liputan6)

Jakarta, NAWACITA– Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin resmi ditahan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah menjalani pemeriksaan kurang lebih 20 jam digedung Anti Rasuah.

Neneng keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 19.45 WIB. Dia menggenakan rompi orange sebagai  tanda dirinya mendapatkan penahanan dari KPK.

Neneng tak menggubris pertanyaan awak media yang menunggunya di depan pintu lobi Gedung KPK, Jakarta. Dia memilih berjalan dan menerobos barisan wartawan.

Neneng tak menjawab saat soal dugaan aliran uang Rp7 miliar yang diterimanya dari Direktur Operasional Lippo Group, Billy Sindoro. Dia tak acuh dan berusaha melewati kerumunan pewarta.

Neneng bergeming saat disinggung janji Rp13 miliar dari Lippo Group. Bupati Bekasi dua periode itu memilih terus berjalan dan masuk ke dalam mobil tahanan KPK. Sampai di dalam mobil, Neneng tetap bungkam.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan Neneng ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK.
Dalam kasus dugaan suap ini, Neneng dan Billy ditetapkan sebagai tersangka bersama tujuh orang lainnya.

“ Kita melakukan penahanan selama 20 hari pertama, “kata Febri, Selasa (16/10).

 

 

 

(Red: Restu, sumber: Ist)

Tinggalkan Balasan