KPK OTT 9 Pejabatnya, Menpora Kaget

0
198

Jakarta NAWACITA – Sejumlah pejabat di lingkup Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terkena operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK), Selasa (18/12) malam. Setidaknya ada 9 pejabat diamankan atas dugaan transaksi tindak pidana korupsi berupa pencairan dana hibah dari Kemenpora kepada KONI.

Sembilan pejabat Kemenpora yang ditangkap di Jakarta itu diantaranya ada yang setingkat deputi, PPK dan pengurus KONI.

Kepada awak media, Juru Bicara KPK Febri Diansyah membenarkan adanya OTT tersebut.

Febri menjelaskan, selain menangkap 9 pejabat itu, dalam OTT tersebut KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang sekitar Rp 300 juta dan sebuah kartu anjungan tunai mandi (ATM) yang berisi Rp 100 juta lebih.

“Diduga ada transaksi yang kesekian kalinya terkait dengan alokasi dana hibah dari Kemenpora ke KONI, ini cukup banyak dan kami menduga ada penerimaan uang dari alokasi dana hibah tersebut,” ujar Febri Diansyah.

Sembilan orang tersebut kini masih menjalani pemeriksaan penyidik di Gedung KPK, Jakarta Selatan. Untuk kepentingan penyidikan, kata Febri, ruang kerja sejumlah pejabat Kemenpora yang terjerat operasi tangkap tangan itu sementara ini disegel

Febri mengatakan, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum terhadap pihak-pihak yang ditangkap.

Mendengar kabar pegawainya diOTT KPK, Menpora Imam Nahrawi mengaku kaget menerima kabar anak buahnya terkena OT KPK.

Orang nomor 1 di Kemenpora ini mengaku belum memperoleh informasi lengkap terkait dengan OTT di kementerian yang dipimpinnya itu.

“Doakan semoga selalu dalam kebaikan dan lindungan Allah SWT. Saya kaget dengan info ini. Saya baru besok tiba di Jakarta,” kata Imam dikutip dari Antara.

Imam yang mengatakan sedabg berada di luar pulau Jawa ini menyatakan akan menggelar konferensi pers di kantornya, Rabu (19/12), terkait persoalan itu.

Tinggalkan Balasan