Karya Narapidana Lapas Perempuan Malang “Mejeng” di Grand Indonesia

0
100

Jakarta,  NAWACITA– Kegiatan warga binaan yang dilakukan pihak lapas untuk memproduksi barang-barang kreatif dan bermanfaat mulai banyak diterima dan diapresiasi masyarakat.

Hal ini dibuktikan oleh lembaga pemasyarakatan perempuan lelas IIA (LPP) Malang yang hasil kerajinan tangan para narapidana masuk ke dalam pusat perbelanjaan terkenal ibukota Jakarta.

Kerajinan tangan para narapidana ini terpampang sangat indah untuk dipamerkan dan dipasarkan di lobby ayodya Grand Indoensia pada Jumat (7/9).

Produk-produk Narapidana ini terdiri dari souvenir dompet, tas, yang dirajut oleh 35 Narapidana LP perempuan Malang. Produk tersebut merupakan salah satu bentuk partisipasi LP perempuan Malang dalam “Flower of Love” Project.

Karya Narapidana itu merupakan Hasil Kolaborasi Direktorat Jenderal (Ditjen)  Pemasyarakatan,  LPP Malang, Second Chance Foundation dan Mira Hoeng (MIWA).

Direktur Jenderal Pemasyarakatan,  Sri Puguh Budi Utami,  mengatakan sangat mengapresiasi atas karya Narapidana yang dipamerkan sekaligus dipasarkan di salah satu tempat  “Mahal” di Indonesia.

“Usaha dan kreatifitas Narapidana memang ditempat terbatas namun hasil yang diciptakan sangatlah tidak terbatas”, kata Utami menegaskan

Selanjutnya  Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi,  Harun Sulianto, berharap dengan dipamerkan dan dipasarkannya hasil karya Narapidana itu, bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung Grand Indonesia untuk datang melihat dan membelinya.

Dipamerkannya produk Narapidana  ke masyarakat umum tersebut sebagai bentuk  kreatifitas nyata dari hasil pembinaan yang  selama ini yg kami publikasikan kpd masyarakat , pungkas Harun.

 

 

 

 

(Red: Faiz, sumber rilis)

Tinggalkan Balasan