Kapolri Berharap Agar Ketua KPK Berasal dari Petinggi Polri.

0
93

Jakarta,NAWACITA-Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian berharap ada calon dari Polri yang lolos seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kapolri  pastikan tidak ada pergesekan kepentingan bila  pimpinan KPK berasal dari perwira tinggi Polri.

“Selama ini sudah banyak anggota polisi di KPK. Masuk sebagai ketua, sebagai deputi, seperti Pak Heru Winarko. Sebagai direktur penyidikan, sebagai penyidik, banyak disana. Sebagian besar mereka profesional dan selesai dalam keadaan prestasi yang baik dan tidak ada masalah,” papar Tito.

Menurut Tito, ketika seorang perwira tinggi Polri masuk jadi komisioner KPK, maka ia terikat dengan ketentuan instansi itu. Berarti untuk bekerja dengan profesional, beragam benturan kepentingan harus ditiadakan.

“Operasional sesudah masuk ke KPK ya silahkan ikut ketentuan KPK,” jelas Tito.

Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Pansel Capim) KPK sendiri sudah menyambangi Mabes Polri serta menjumpai Tito. Pendaftaran juga dibuka mulai 17 Juni sampai 4 Juli 2019.

“Sudah ada beberapa nama yang menyampaikan keinginannya untuk maju. Ada delapan. Masih terbuka kesempatan (untuk perwira tinggi Polri yang lain),” Tito menandaskan.

Sementara itu Peneliti ICW Kurnia Ramadhan mengatakan bahwa jika Pimpinan KPK berasal dari Institusi Polri justru akan menurunkan kepercayaan Publik terhada KPK sendiri.”Jika Pimpinan KPK ke depan berasal dari institusi penegak hukum tertentu, bagaimana publik akan percaya bahwa ia juga akan menerapkan pemberantasan korupsi yang maksimal di lembaganya tempat ia berasal?” pungkas Kurnia.

Tinggalkan Balasan