KADIN Hadirkan Gerakan Ekspor Nasional (GEN) Untuk Gaet Pebisnis Muda

0
26
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita ikut mendukung gerakan GEN yang dibentuk KADIN.

Tangerang, NAWACITA– Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menginisiasi para anak mudah untuk menjadi eksportir.

Kadin membentuk Gerakan Ekspor Nasional (GEN) agar para mahasiswa ataupun pelajar yang telah berwiusaha baik industri kecil dan menengah agar lebih berani memasarkan produknya hingga keluar negeri.

Melalui GEN diharapkan dapat melahirkan 100.000 eksportir baru/pemula sampai tahun 2030.

“Kami mendukung penuh pemerintah dalam upaya meningkatkan ekspor,” kata Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani saat ditemui di gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) di Tangerang, Kamis, (25/10).

Kadin mengharapkan program tersebut akan memunculkan para pelaku ekspor yang baru, sehingga ada diversifikasi produk atau pasar barang ekspor Indonesia ke negara-negara non tradisional maupun memasuki pasar-pasar tradisional, termasuk Amerika Serikat dan China.

Selain diversifikasi produk ekspor, kata Rosan, pengembangan pasar ekspor, peningkatan harga ekspor dan pengembangan ekosistem ekspor menjadi empat pilar strategi untuk mengembangkan ekspor nasional.

Dalam penyelenggaraan TEI 2018, seperti tahun sebelumnya Kadin berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan menghimpun mitra bisnis Indonesia untuk memanfaatkan kesempatan selama TEI untuk menggali peluang kerjasama bisnis dengan pihak Indonesia, mengembangkan kerjasama investasi, hingga mengembangkan arus pariwisata imbal-balik dari dan ke negara-negara mitra bisnis Indonesia.

“Kadin intens mengadakan bisnis forum, B2B, matchmaking dengan delegasi negara lainnya, dan beberapa Chambers telah menandatangani MOU dengan Kadin untuk meningkatkan kerjasama perdagangan dan investasi,” papar Rosan.

Selama gelaran TEI, sedikitnya akan ada 19 negara yang akan melakukan pertemuan bilateral dengan Kadin, diantaranya Afrika Selatan, Bahrain, Pakistan, Alzajair, Bosnia, Kamerun, Papua Nugini, Irak, Suriah, Kuwait, Afghanistan, Kolombia, Malaysia, Oman, Turki, Bulgaria, Kroasia, Rumania dan Rusia.

Selain itu, organisasi negara-negara Amerika Selatan, Mercosur juga dijadwalkan akan melakukan pertemuan.

 

 

(Red: Ibnu, sumber Ant)

Tinggalkan Balasan