Januari 2019, PBB Bakal Tetapkan Dukungan Capres

0
36

Jakarta NAWACITA – Partai Bulan Bintang (PBB) membebaskan para kadernya untuk mendukung dan menentukan pilihannya pad pemilihan presiden (pilpres) 2019 mendatang. Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra mengatakan, PBB akan menentukan sikap pilihan untuk capres dan cawapres pada Januari 2019, maka Yusril pun membebaskan kadernya untuk mendukung satu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden di Pilpres 2019.

Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan PBB akan menentukan sikap dukungan politik pada Januari 2019.

Untuk itu, dirinya membebaskan kadernya menentukan pilihan untuk mendukung baik pasangan nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin atau pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Sebelum PBB mengambil keputusan nanti bulan Januari, kalau ada anggota-anggota PBB yang mendukung Pak Jokowi atau mendukung Pak Prabowo silakan saja,” ujar Yusril dikutip dari tayangan Kompas TV, Senin (10/12).

Jika kader PBB secara pribadi memang mendukung salah satu capres, lanjut dia, dirinya mengingatkan agar kadernya tidak menggunakan atribut partai, seperti bendera ataupun baju PBB.

“Tapi jangan membawa institusi atau lembaga partai, jadi jangan bawa bendera PBB jangan pakai baju PBB,
“Secara pribadi-pribadi itu kita tidak melarang, oleh karena memang partai ini partai demokratis, mungkin juga ada perbedaan pendapat,” tandas Yusril.

Yusril Ihza Mahendra, seperti diberitakan sebelumnya memutuskan menjadi kuasa hukum pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf.

Saat menjadi narasumber dalam acara ‘Q&A: Zig Zag Yusril’ yang tayang di salah satu TV swasta, Rabu (5/12) lalu, pakar Hukum Tata Negara ini menyebutkan, salah alasannya adalah sebagai langkah menyelamatkan PBB.

“Politik itu tidak bisa benci-suka, politik itu harus realistik juga, PBB kan punya kepentingan. Dua kali pemilu, PBB hancur total tidak punya perwakilan satu pun di DPR tidak ada menteri pejabat apapun dari PBB,

Kata Yusril, dipilih kembali menjadi ketua umum PBB ini, ia menggantikan MS Kaban yang sudah 10 tahun memimpin partai ini, dengan tugas menyelamatkan partai.

“Dengan indikator yaitu adanya fraksi PBB kembali di DPR, maka saya memang realistik mencapai itu dan saya melihat di antara kemungkinan-kemungkinan ini apa yang harus saya lakukan tentu kita harus kampanye,” beber Yusril.

(Red: gun sumber Tbn)

Tinggalkan Balasan