Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia (RI) untuk Swiss, Muliaman Hadad mengatakan, penemuan bermula dari informasi kepolisian Bern bahwa ada penemuan jasad diduga Eril. Penemuan pada pukul 06.50 pagi waktu Swiss atau 11.50 WIB.
"Pada hari Kamis 9 Juni 2022 siang waktu Swiss, pihak kepolisian menyampaikan konfirmasi bahwa berdasarkan tes DNA bahwa jasad tersebut adalah benar ananda Eril," ujar Muliaman dalam konferensi pers virtual, Kamis (9/6/2022).
-
Melansir rowing.ch, bahwa Bendungan Engehalde (Stauwehr Engehalde) yang dibangun saat Perang Dunia itu pertama kali berdiri pada tanggal 1 November 1909 atau berusia sekitar 113 tahun dan digunakan sebagai area olahraga dayung pertama kalinya di Bern.
Bendungan tersebut berada tepat berada di Wehrweg, 3014 Bern, Swiss. Keberadaan Bendungan Engehalde merupakan bagian dari Pembangkit listrik Felsenau (Krafwerk Felsenau) berlokasi di Felsenaustrasse 47, 3004 Bern, Swiss.
Volume air sebanyak 100 meter kubik per detik mengalir dari bendung Engehalde melalui terowongan sepanjang 550 meter ke pembangkit listrik Felsenau. Sedangkan air yang tersisa mengalir sepanjang sungai Aare mengelilingi sekitar semenanjung Enge sepanjang 9 km.
Bendungan juga dilengkapi dengan pembangkit listrik tenaga air sisa yang mulai beroperasi pada tahun 1998 dan menggunakan laju aliran sisa yang ditentukan sebesar 12 meter kubik per detik. Outputnya adalah 460 kW, yang cukup untuk memasok hampir 700 rumah tangga.