Jakarta, NAWACITAPOST - Dunia digemparkan dengan kelompok militan Taliban yang diisukan menguasai Afganistan. Berdasarkan kabar tersebut, lalu dunia mempertanyakan soal nasib warga negara Afganistan.
Bagi sebagian orang yang tidak mengikuti berita global mungkin akan bingung soal pemberitaan Taliban yang ramai dan menjadi trending topik dunia di twitter. Sebelumnya beredar video soal warga negara Afganistan berbondong menaiki pesawat demi keluar dari negara itu, sampai puluhan warga rela duduk di sayap pesawat hingga beberapa warga terjatuh dari pesawat.
Lalu apa alasan Taliban menjadi ketakutan Afganistan ?
Taliban merupakan kelompok mahasiswa dari pejuang Mujahidin yang mendapat dukungan dari Amerika Serikat. Pada tahun 1996, militan Taliban berhasil menguasai Kabul dan mengantarkan periode kekuasaan Taliban di seluruh dunia.
Dalam berkuasa, rezim Taliban dikenal sadis dalam membantai lawannya, bersekutu dengan kelompok teroris, menindas hak-hak perempuan, menerapkan bentuk hukuman yang kejam, termasuk menghancurkan situs kuno.
Dari segi jumlah, Pusat Pemberantasan Terorisme AS di West Point, memperkirakan kekuatan inti kelompok Taliban sebanyak 60.000 orang. Ditambah kelompok milisi dan pendukung lainnya yang bisa melebihi 200.000 personel.
Disisi lain, kelompok angkatan bersenjata Afganistan memiliki riwayat buruk soal kematian yang tinggi, desersi dan korupsi. Selain itu dalam pemenuhan target perekrutan anggota keamanan negara ini dinilai tak mahir.
Kemudian soal akses persenjataan, Taliban memiliki uang milyaran dollar AS dari hasil perdagangan narkoba dan dukungan negara luar. Sementara Afganistan, dalam perawatan alat pertahanan dan moral bermasalah.
Permasalahan tersebut salah satunya faktor dari tidak adanya ikatan batin dengan suku atau keturunan, sehingga kelompok militer Afganistan sering kali meninggalkan pos jaga dan tidak melakukan perlawanan.
Editor: Reski kurnia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Sabtu, 18 April 2026 | 11:53 WIB
Kamis, 9 April 2026 | 08:13 WIB
Rabu, 8 April 2026 | 16:23 WIB
Selasa, 7 April 2026 | 21:18 WIB
Selasa, 7 April 2026 | 10:08 WIB
Senin, 6 April 2026 | 14:46 WIB
Senin, 6 April 2026 | 11:16 WIB
Minggu, 5 April 2026 | 18:37 WIB
Sabtu, 4 April 2026 | 16:06 WIB
Jumat, 3 April 2026 | 13:51 WIB
Selasa, 31 Maret 2026 | 16:17 WIB
Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:27 WIB
Jumat, 13 Maret 2026 | 17:44 WIB
Rabu, 11 Maret 2026 | 14:57 WIB
Selasa, 10 Maret 2026 | 22:09 WIB
Selasa, 10 Maret 2026 | 06:00 WIB
Rabu, 4 Maret 2026 | 21:10 WIB
Sabtu, 21 Februari 2026 | 20:16 WIB
Senin, 16 Februari 2026 | 15:25 WIB
Jumat, 3 Oktober 2025 | 19:41 WIB