Kedatangan Vaksin Moderna Dukungan Kerja Sama Amerika Serikat dan Vaksin Astra Zeneca Dukungan Kerja Sama Jepang

0
343

Jakarta, NAWACITAPOST – Pagi ini (15/07), bersama dengan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi RI Luhut Binsar Panjaitan, Retno Marsudi melakukan pertemuan dengan semua Duta Besar (Dubes) asing dan Organisasi Internasional untuk Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut dijelaskan dengan semua data situasi Covid- 19 saat ini di Indonesia kebijakan yang telah dan akan diambil oleh pemerintah Indonesia.

Para Dubes dan organisasi internasional sampaikan apresiasi terhadap briefing tersebut. Mereka mendapatkan gambaran jelas mengenai situasinya. Muncul pula dalam diskusi spirit kerja sama dan saling mendukung satu sama lain.

Pemerintah Indonesia terus bekerja keras, we are in a high spirit, bahu membahu terus bekerja keras melawan virus ini. Kerja sama antara semua elemen bangsa diperlukan agar kita lebih cepat dapat keluar dari pandemi ini.

Tantangan kenaikan angka kasus terjadi di Indonesia. Tantangan ini juga dihadapi oleh dunia. Dirjen WHO baru-baru ini menyampaikan bahwa selama empat minggu terakhir dunia menghadapi kenaikan kasus secara terus menerus di hampir semua kawasan.

Jumlah kematian global juga minggu ini mulai naik kembali setelah 10 minggu secara berturut-turut mengalami penurunan.

Hingga minggu lalu misalnya, kasus dunia naik 12%. Kawasan ASEAN naik 37,4%. Beberapa negara di kawasan Eropa naik ratusan persen, bahkan terdapat negara yang alami kenaikan 510%.

Dirjen WHO pada tanggal 14 Juli 2021 sampaikan bahwa varian Delta yang menjadi faktor utama kenaikan kasus saat ini telah menyebar di 111 negara.

Kecepatan penyebaran virus ini seharusnya diimbangi dengan kecepatan vaksinasi.Namun disaat yang sama kita masih melihat kesenjangan kesetaraan akses vaksin masih terjadi di dunia saat ini.

Setitik harapan dunia muncul, GAVI pada pertemuan Covax AMC Engagement Group pada tanggal 12 Juli menyampaikan harapan besar bahwa situasi pasokan vaksin global diperkirakan akan lebih baik sekitar bulan September, Oktober dan seterusnya.

WHO menyebutkan guna mengatasi kenaikan kasus yang terjadi secara signifikan di dunia, dua hal yang dapat dilakukan :

➔ pertama…pembatasan mobilitas; dan
➔ kedua… melakukan percepatan vaksinasi

Dalam kaitan dengan Indonesia, saat ini pembatasan mobilitas tengah dilakukan oleh Pemerintah melalui PPKM Darurat.

Dan di saat yang sama pemerintah juga terus mengupayakan percepatan vaksinasi.

Dalam konteks vaksin, diplomasi Indonesia kita lakukan secara all out guna mengamankan pasokan vaksin yang diperlukan oleh Indonesia.

Dan kita juga bicara mengenai dunia, yaitu kesetaraan akses vaksin untuk semua. Hari ini kita kembali menerima kedatangan vaksin Moderna tahap kedua sebesar 1.500.100 dosis. Ini merupakan dukungan kerja sama Amerika Serikat melalui jalur multilateral COVAX Facility.

Nanti malam, sekitar pukul 20.25 WIB, Indonesia juga akan menerima pengiriman tahap kedua vaksin jadi Astra Zeneca dukungan kerja sama dose-sharing bilateral dari Pemerintah Jepang, yaitu sejumlah 1.162.840 dosis.

Dengan kedatangan hari ini, maka jumlah vaksin Moderna, dukungan kerja sama Pemerintah AS melalui COVAX Facility yang telah diterima adalah sebesar 4.500.160 dosis.

Adapun total vaksin dukungan dose-sharing bilateral dari Jepang yang sudah diterima per hari ini adalah sebesar 2.161.240 dosis.

Jumlah vaksin baik dari Amerika maupun Jepang ini sejalan dengan komitmen baik yang disampaikan Pemerintah AS melalui Menlu AS Secretary Blinken dan National Security Advisor Jack Sullivan, serta komunikasi saya dengan Menlu Jepang Toshimitsu Motegi baik melalui telepon maupun saat pertemuan bilateral di sela-sela KTM G20 di Italia pada 29 Juni 2021 lalu.

Atas nama pemerintah Indonesia, saya ingin sekali lagi menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Pemerintah AS dan Jepang yang telah berbagi dosis vaksin baik melalui jalur bilateral maupun multilateral.

Dalam catatan, per 15 Juli 2021, Indonesia telah mengamankan dan menerima 140.274.480 dosis vaksin, di mana 115.500.280 dosis dalam bentuk curah dan 24.774.200 dalam bentuk dosis vaksin jadi.

Pemerintah, dalam hal ini Kemlu, Kemenkes dan KemenBUMN serta instansi terkait lainnya akan terus bersinergi untuk memastikan kelancaran pasokan vaksin di Indonesia, baik secara bilateral maupun melalui jalur multilateral.

Mari kita sukseskan vaksinasi Covid-19 dan kita perkuat penerapan protokol kesehatan, sehingga Indonesia dapat segera keluar dari pandemi ini.

(Kornelius Wau)