Indonesia Membeli 100 Juta Vaksin dari AstraZeneca Inggris

0
296
Indonesia Membeli 100 Juta Vaksin dari AstraZeneca Inggris

NAWACITAPOST-  Pemerintah Indonesia memastikan telah mendapatkan komitmen untuk membeli vaksin virus corona Covid-19 atau vaksin corona sebanyak 100 juta vaksin dari AstraZeneca Inggris. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang mengadakan kunjungan ke Inggris bersama dengan Menteri Negara BUMN Eric Tohir. Kesepakatan pembelian vaksin corona ini dilakukan saat pertemuan dengan Chief Executive Officer (CEO) AstraZeneca dengan Kementerian Kesehatan.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melalui konfrensi pers daring langsung dari London, mengatakan pada Rabu (14/10/2020). Pertemuan digunakan untuk membahas mengenai detail penyediaan vaksin Covid-19 di luar komitmen bilateral dari sebelumnya. LoI (letter of intent) terkait pengadaan vaksin Covid -19 dari AstraZeneca, Indoensia diwakili Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan. Komitmen pembelian vaksin corona Covid-19 dari AstraZeneca ini telah dituangkan dalam Letter of Intent (LoI). pembelian vaksin Covid-19 dari AstraZeneca ini menambah komitmen sebelumnya dari Sinovac dan Sinofarm.

Baca Juga : Tjahjo Kumolo Diberi Keris Pusaka Oleh Kerajaan Gowa

Ia pun menjelaskan kesepakan pebelian vaksin corona dengan AstraZeneca ini setelah sebelumnya didahului dengan sejumlah pertemuan secara virtual dan intens antara Pemerinta Indonesia dengan AstraZeneca. Vaksin AstraZeneca merupakan kandidat vaksin yang sudah tahap uji klinis tiga.

Hasil pertemuan dengan manajemen AstraZeneca, Pemerintah Indonesia minta agar penyediaan vaksin corona sebanyak 100 juta vaksin untuk tahun 2021. AstraZeneca menyambut baik, dan pengiriman pertama akan dilakukan pada semester I-2021 dan akan dilakukan secara bertahap.

AstraZeneca menyatakan sangat tertarik membangun kerjasama dan kolaborasi strategis jangka panjang dengan Indonesia.  Dalam pemesanan vaksin corona kepada AstraZeneca tersebut Indonesia menegaskan pentingnya faktor keamanan, sebagia faktor penting. Karena itulah AstraZeneca akan berbagi informasi mengenai hasil uji klinik tahap I dan II.