Mengaku Gagal, Kim Jong-un Minta Maaf kepada Warganya

NAWACITAPOST-  Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un meneteskan air mata saat pidato di depan ribuan orang pada akhir pekan lalu. Dia berterima kasih pada warganya atas segala pengorbanan mereka.

Tetesan air mata Kim itu merupakan perilaku paling mencolok yang pernah dia tunjukkan setelah selama ini dia selalu muncul sebagai sosok yang dapat mengatasi krisis yang kian memburuk di negaranya. Meski pemimpin muda itu telah mengonsolidasikan kekuasaannya dengan tangan besi, para pengamat menilai Kim ingin menunjukkan dirinya sebagai sosok pemimpin politik yang lebih umum dibandingkan ayahnya yang eksentrik, Kim Jong-il.

Saat berbicara dalam parade militer Sabtu, Kim jadi emosional saat dia memberikan penghargaan pada para tentara atas kesigapan mereka menghadapi berbagai bencana nasional dan mencegah wabah virus corona.

Baca Juga : Airlangga Hartarto : 2,5 Juta Korban PHK Akan Dipekerjakan Kembali

Kim Jong-un meminta maaf pada warganya karena gagal mengangkat standar hidup mereka.

Sementara peneliti independen dan mantan pengamat Korut untuk pemerintah Amerika Serikat (AS), Rachel Minyoung-lee mengatakan. Kerendahan hati dan keterusterangan Kim, serta air mata dan sesenggukannya, semua itu sangat tidak biasa, bahkan bagi seseorang yang secara terbuka mengakui kekurangan dan memiliki pola ekspresif.

Pidatonya itu jelas diarahkan untuk penonton dalam negeri, yang semakin memperkuat citra Kim sebagai pemimpin yang kompeten, karismatik, dan memiliki sisi kemanusiaan.
Kim tersenyum lebar saat rudal balistik baru berukuran besar ditampilkan dalam parade itu. Sejak menggantikan ayahnya pada 2011, Kim menjadikan kemajuan ekonomi sebagai agenda utamanya. Dia juga membangun hubungan personal dengan Presiden AS Donald Trump, termasuk dengan surat-surat berisi kata-kata indah.

Baca juga :  Seorang Dokter Wanita, Ijin Praktiknya Dicabut Karena Terlalu Sexi