Jakarta, NAWACITA - Raja Abdullah dari Yordania menyatakan keprihatinannya dengan peningkatan ketegangan di Timur Tengah sehingga membuat ISIS bersatu kembali di tenggara Suriah dan wilayah barat Irak dalam setahun terakhir.
"Kami terpaksa berurusan dengan kemunculan kembali ISIS. Ini keprihatinan utama," kata raja Abdullah sebagaimana dilansir dari Daily Mail, 14 Januari 2020.
Raja Abdullah menjelaskan banyak milisi asing telah menuju Libya. Letak Libya dekat dengan Eropa.
"Ribuan milisi telah meninggalkan Idlib (Suriah) melewati perbatasan di utara dan berakhir di Libya," ujar raja Abdullah.
Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat membuat raja Abdullah angkat bicara. Dia berharap dalam beberapa bulan ke depan pihaknya dapat membuat bunyi yang tepat bagi wilayah itu, di mana sungguh menurunkan suhu yang menurun.
Menurut Raja Abdullah, apa saja yang terjadi di Teheran, Iran akan memberi dampak ke Baghdad, Amman, Beirut hingga ke Israel dan Palestina.
Dan Yordania menjadi tempat bagi para pengungsi dari negara-negara tetangganya yang berkonflik. Saat ini saja, Yordania menjadi rumah bagi 1,3 juta pengungsi dari Suriah.
Editor: Admin 1
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Sabtu, 18 April 2026 | 11:53 WIB
Kamis, 9 April 2026 | 08:13 WIB
Rabu, 8 April 2026 | 16:23 WIB
Selasa, 7 April 2026 | 21:18 WIB
Selasa, 7 April 2026 | 10:08 WIB
Senin, 6 April 2026 | 14:46 WIB
Senin, 6 April 2026 | 11:16 WIB
Minggu, 5 April 2026 | 18:37 WIB
Sabtu, 4 April 2026 | 16:06 WIB
Jumat, 3 April 2026 | 13:51 WIB
Selasa, 31 Maret 2026 | 16:17 WIB
Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:27 WIB
Jumat, 13 Maret 2026 | 17:44 WIB
Rabu, 11 Maret 2026 | 14:57 WIB
Selasa, 10 Maret 2026 | 22:09 WIB
Selasa, 10 Maret 2026 | 06:00 WIB
Rabu, 4 Maret 2026 | 21:10 WIB
Sabtu, 21 Februari 2026 | 20:16 WIB
Senin, 16 Februari 2026 | 15:25 WIB
Jumat, 3 Oktober 2025 | 19:41 WIB