Diduga Curi Ikan, kapal Nelayan Indonesia ditangkap Oleh MBC Australia

NAWACITA- Anggota patroli Komando Perbatasan Maritim (MBC) Australia menangkap sebuah kapal nelayan Indonesia di Teluk Carpentaria. Kapal itu diduga mencuri ikan di perairan Negeri Kanguru.

Seperti dilansir situs Badan Pengaturan Perikanan Australia (AFMA), Jumat (20/12), penangkapan itu terjadi pada 15 Desember lalu. Saat itu kapal Penjaga Perbatasan Australia (ABF) melihat kapal itu memasuki Zona Ekonomi Eksklusif sejauh 139 mil laut.

Kapal tersebut saat itu terlihat tengah menebar peralatan pancing. Saat didekati dan digeledah, pasukan ABF menemukan 11 awak kapal dan 14 ton sirip dan daging hiu beku yang masih segar.

Baca Juga : Alasan Erick Thohir memilih Dana Amin Jadi Dirut Antam ?

Aparat setempat lantas menyita dan menarik kapal itu ke pelabuhan terdekat.

“ABF menanggapi permasalahan pencurian ikan dengan serius dan kami akan terus mengawasi ancaman terhadap perairan Australia,” kata Komandan MBC, Laksamana Muda Lee Goddar, CSC, RAN.

Goddard menyatakan jumlah kapal yang ditangkap karena mencuri ikan di perairan Australia sampai saat ini terus menurun. Dia menyatakan hal itu diduga karena patroli rutin yang digelar aparat Australia.

Direktur Jenderal Operasi Perikanan AFMA, Peter Venslovas, menyatakan seluru awak kapal nelayan asal Indonesia itu akan ditahan di Darwin. Mereka kemungkinan akan dijerat dengan Undang-Undang Perikanan 1991.

“Pencurian ikan di Zona Perikanan Australia mengancam kestabilan sumber daya negara ini di masa mendatang, AFMA dan MBC akan terus bekerja sama untuk mendeteksi, menangkap dan menuntut para pelanggar,” kata Venslovas.

Baca juga :  Hasil Final Volly Putra SEA Games 2021: Indonesia Raih Medali Emas Usai Kalahkan Vietnam

Comments are closed.