Korea Utara Hina Presiden AS Donald Trump

1
226
Korea Utara Hina Presiden AS Donald Trump

NAWACITA- Korea Utara kembali melontarkan hinaan terhadap Presiden AS Donald Trump sebagai ” orang tua dengan gangguan kecerdasan”.

Komentar itu memunculkan kembali kekhawatiran bahwa Trump dengan Pemimpin Korut, Kim Jong Un, bakal kembali perang komentar seperti 2017.

Kecaman yang dilayangkan Korea Utara terjadi ketika presiden 73 tahun itu ditanya jurnalis di sela pertemuan NATO.

Saat itu, dia mendapat pertanyaan mengenai perkembangan denuklirisasi, yang dijawab bahwa Kim tidak meluncurkan roket.

“Dia senang menembakkan roket, bukan? Karena itu saya memanggilnya Pria Roket,” jawab Trump, merujuk kepada salah satu panggilannya kepada Kim.

Suami Melania itu kemudian menyiratkan bahwa pemerintahannya bisa saja mengerahkan militer jika diperlukan.

Baca Juga : 629 Perempuan Pakistan dijual kepada Pria-pria China

“Kami mempunyai kekuatan militer terhebat di dunia. Saya berharap kami tak perlu menggunakannya. Namun jika terpaksa, kami akan menggunakannya,” katanya.

Pyongyang bereaksi melalui pada Kamis malam (5/12/2019) melalui Wakil Menteri Luar Negeri, Choe Son Hui yang dikutip media setempat.

Dilansir AFP Jumat (6/12/2019), Choe menyebut komentar dari Trump yang ditujukan kepada Kim sebagai pemimpin tertinggi “tidak sopan”.

“Jika dimaksudkan untuk mengulangi kembali perang komentar yang terjadi dua tahun lalu, tantangan ini sangat berbahaya,” ujar Choe.

Dia kemudian mengulangi kembali penghinaan yang disukai Kim. “Komentar orang itu harus diperiksa sebagai ‘dotage of a dotard’ yang kambuh,” ejeknya.

Jika merujuk kepada Kamus Bahasa Inggris Oxford dikutip BBCdotard adalah “seseorang yang kemampuan mentalnya terganggu, khususnya di hari tua”.

Sementara dotage diterjenahkan sebagai orang yang “mengalami gangguan kecerdasan atau pemahaman di usia tua”.

Jadi jika diartikan secara kasar, dotage of a dotard yang ditujukan kepada Trump berarti “orang tua dengan gangguan kecerdasan”.

Pada 2017, Kim sempat menyebut Trump sebagai “orang tua gila”, dengan Trump merespons “Pria Roket” dan “pria gila”.

Komentar itu terjadi di tengah desakan Pyongyang supaya Trump dan pemerintahannya datang dengan pendekatan baru.

Sebab, mereka sudah menegaskan bahwa pendekatan sanksi untuk melucuti senjata nuklir tidak akan membuat mereka tertarik.

Korea Utara memberikan tenggat waktu kepada Washington untuk merespons sebelum akhir tahun, jelang Pidato Tahun Baru Kim Jong Un.

 

Comments are closed.