Amerika Serikat Sanksi Ekonomi Baru Bagi Turki?

0
4
Amerika Serikat Sanksi Ekonomi Baru Bagi Turki?

NAWACITA- Amerika Serikat (AS) menyiapkan sanksi ekonomi baru bagi Turki jika menolak gencatan senjata dengan milisi Kurdi di Suriah. Padahal baru beberapa hari lalu AS menjatuhkan sanksi terhadap individu dan entitas serta memberlakukan tarif impor baru bagi Turki terkait serangan ke Suriah.

Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Steven Mnuchin mengatakan sanksi tambahan siap dijatuhkan jika Turki menolak gencatan senjata.

Wakil Presiden Mike Pence dan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo terbang ke Ankara untuk mendesak Presiden Recep Tayyip Erdogan mau menghentikan serangan.

Namun Erdogan menegaskan tak akan menemui para pejabat AS itu dan menolak berunding sampai wilayah yang dikuasai Kurdi direbut dan membebaskan perbatasannya dari ancaman teror dan pemberontakan.

“Harapan saya, bahwa kita benar-benar fokus soal sanksi terhadap Turki dan mereka akan merasakan dampaknya. Kami memiliki otoritas sangat luas,” kata Mnuchin, seraya menambahkan sanksi baru bisa menyasar lebih banyak kementerian dan industri Turki.

Sebelum Mnuchin menyampaikan hal ini, Presiden Recep Tayyip Erdogan menegaskan menolak seruan AS untuk gencatan senjata. Erdogan juga menegaskan tidak takut dengan sanksi AS.

Baca Juga : Jepang Tunda Parade Penobatan Kaisar Baru Naruhito

Tak hanya itu, Erdogan juga tak akan bertemu dengan Pence dan Pompeo yang berkunjung ke Ankara untuk membahas isu ini. Meski demikian dia meminta pejabatnya untuk menerima Pence dan Pompeo sebagai tamu.

“Ada beberapa pemimpin yang ingin menengahi. Tidak pernah terjadi dalam sejarah Turki, negara duduk di meja yang sama dengan organisasi teroris,” kata Erdogan, dalam pidatonya di hadapan parlemen.

“Usulan kami saat ini adalah semua teroris meletakkan senjata, peralatan, dan semuanya, menghancurkan semua perangkap dan keluar dari zona aman yang telah kami tentukan,” katanya lagi, seraya menambahkan bahwa cara itu merupakan yang tercepat untuk menyelesaikan masalah di Suriah.

Zona aman yang disebut Erdogan membentang dari Manbij sampai perbatasan Irak. Jika semua dikuasai Turki maka operasi akan berakhir dengan sendirinya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here