Edward Snowden: Facebook Mengawasi Anda

0
270
Former U.S. spy agency contractor Edward Snowden is interviewed by The Guardian in his hotel room in Hong Kong...Former U.S. spy agency contractor Edward Snowden is seen in this still image taken from video during an interview by The Guardian in his hotel room in Hong Kong June 6, 2013. Snowden was on July 24, 2013 granted documents that will allow him to leave a Moscow airport where he is holed up, an airport source said on Wednesday. The official, who spoke on condition of anonymity, said Snowden, who is wanted by the United States for leaking details of U.S. government intelligence programmes, was expected to meet his lawyer at Sheremetyevo airport later on Wednesday after lodging a request for temporary asylum in Russia. The immigration authorities declined immediate comment. Picture taken June 6, 2013. MANDATORY CREDIT. REUTERS/Glenn Greenwald/Laura Poitras/Courtesy of The Guardian/Handout via Reuters (CHINA - Tags: POLITICS MEDIA) ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY. FOR EDITORIAL USE ONLY. NOT FOR SALE FOR MARKETING OR ADVERTISING CAMPAIGNS. NO SALES. NO ARCHIVES. THIS PICTURE IS DISTRIBUTED EXACTLY AS RECEIVED BY REUTERS, AS A SERVICE TO CLIENTS. NO THIRD PARTY SALES. NOT FOR USE BY REUTERS THIRD PARTY DISTRIBUTORS. MANDATORY CREDIT

Amerika Serikat, NAWACITA – Edward Snowden memperingatkan masyarakat bahwa data pribadi mereka tidak hanya diawasi oleh pemerintah Amerika Serikat, tapi juga oleh Facebook yang ditugasi untuk memata-matai penggunanya.

Tokoh yang dikenal luas masyarakat akibat membocorkan informasi rahasia National Security Agency (NSA) Amerika Serikat ini juga berjanji untuk mengajari masyarakat untuk melawan perlakuan pengawasan dari korporasi besar tersebut, seperti laporan Mashable.

Pada unggahan di akun Twitter pribadinya, Snowden menyebut bahwa dalam satu pekan kedepan, dirinya berencana untuk menjelaskan cara tiap situs, yaitu Facebook, Instagram, dan YouTube dalam memata-matai pengguna.

Selain itu, Snowden juga berjanji untuk memberitahukan metode yang dapat digunakan masyarakat untuk membatasi akses tiga jejaring sosial tersebut kepada informasi pribadi, dan meminta pengguna ketiga jejaring sosial populer tersebut untuk selalu waspada.

Pernyataan Snowden soal Facebook yang juga menaungi Instagram ini dinilai tidak mengejutkan oleh sejumlah pihak mengingat rekam jejak Facebook menyoal privasi data telah tercoreng sejak kasus Cambridge Analytica diberitakan media massa.

Peringatan yang disuarakan Snowden atas dasar merasa harus mengingatkan masyarakat terkait fakta tersebut, serta menyediakan alat untuk melawan Facebook dan anak perusahaannya, menjadi cerminan dari status dan kekuatan transnasional Facebook.

Menariknya, peringatan menyoal privasi ini disampaikan Snowden tidak lama menjelang peluncuran buku memoar terkait dirinya. Sehingga peringatan tersebut dinilai sejumlah pihak sebagai bagian dari upaya mempromosikan buku tersebut.

Namun, fakta ini tidak membatalkan poin yang Snowden coba sampaikan bahwa Facebook memata-matai penggunanya, dan masyarakat perlu melakukan sesuatu untuk menghentikan tindakan tersebut.

Keraguan masyarakat terhadap Facebook terkait privasi tidak mempengaruhi semangat Facebook dalam mengembangkan perangkat kamera yang dapat dihubungkan ke TV dan bertindak sebagai perangkat streaming video sebagaimana dilansir dari medcom.

Pemasangan kamera pada perangkat tersebut ditujukan Facebook agar dapat dimanfaatkan pengguna Facebook Messenger dan WhatsApp untuk melakukan video chat.

Sayangnya, masyarakat menyuarakan skeptisme mereka atas dasar bahwa pemasangan kamera pada perangkat ini berpotensi menjadi celah keamanan yang membahayakan privasi.