Pakai Celana Pendek, Gadis ini Diusir dari Bus

0
231

Malmo, NAWACITA – Amanda Hansson yang berusia 19 tahun diusir dari bus oleh supir, karena dirasa mengenakan celana pendek dan atasan kaus kutang. Gadis Swedia itu mengaku melakukannya karena suhu panas yang tercatat sampai 27 derajat Celsius.

Dikutip Daily Mirror Rabu (31/7/2019), tiba-tiba sopir bus meminta remaja itu untuk “menutupi” celana pendek dan kutang yang sedang dikenakannya.

“Orang ini benar-benar seksis. Apa yang dia maksudkan?” kata Hansson saat itu. Dia terus berargumen dengan si sopir yang tetap meminta supaya dia “tertutup”.

Dalam pemberitaan media lokal, sopir bus Skanetrafiken mengatakan bahwa pakaian yang dikenakan Hansson tak sesuai dengan kebijakan perusahaan, dan kemudian memintanya turun.

Pegiat hak perempuan langsung bereaksi. Aktivis HAM Sara Mohammad mempertanyakan apa yang menjadi hak sopir untuk memutuskan “pakaian yang pantas” dipakai perempuan.

“Saya berharap seluruh perempuan punya keberanian menolak. Baik itu dari sopir bus, ayah, ibu, maupun paman. Itu tubuh kalian. Kalian pemiliknya,” tegas dia kepada The Local.

Direktur lalu lintas Skanetrafiken Linus Erixon langsung mengeluarkan pernyataan berisi ucapan maaf sekaligus bantahan bahwa pakaian Hansson bertentangan dengan perusahaan.

“Tentu saja setiap orang diperkenankan menaiki bus maupun kereta yang kami kelola baik mengenakan celana pendek maupun kaus kutang,” ujar Erixon.

Dia kemudian menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan si sopir bus yang tidak disebutkan identitasnya itu tidak ada kaitannya dengan motif agama maupun politik.

“Setiap orang harus diperlakukan sama. Baik Skanetrafiken maupun Nobina (perusahaan saudara) punya kebijakan terkait pakaian pelanggan kami,” lanjutnya.