Menikah dengan Pembunuh Bayaran, Nasib Anna Ovchinnikova Tragis

0
124

Rusia, NAWACITA – Alexander Anufriev divonis penjara 15 tahun karena membunuh istrinya, Anna Ovchinnikova yang dilaporkan sudah berulang kali meminta pertolongan kepada polisi di kota Cheboksary.

Diwartakan Daily Mirror Senin (15/7/2019), polisi Cheboksary diduga tidak memedulikan permintaan tolong Anna Ovchinnikova yang merasa hidupnya dalam bahaya.

Anna Ovchinnikova merupakan seniman tato yang menikah dengan pembunuh bayaran tanpa tahu masa lalunya.

Pria 46 tahun itu diyakini menyimpan rapat-rapat masa lalunya sebagai anggota sebuah geng kriminal di 1990-an.

Berdasarkan penelusuran, nama Anufriev diketahui tidak masuk dalam data pusat polisi pembunuh yang baru keluar dari penjara. Polisi berkilah, mereka tidak tahu jika dia merupakan pembunuh bayaran.

Pada 1998, Anufriev membunuh targetnya dengan cara mencekiknya menggunakan tali sepatu. Selain itu, dia juga membunuh seorang perempuan yang menjadi saksi.

Kemudian setelah keluar dari penjara pada 2011. Tak lama berselang, dia bertemu dengan Ovchinnikova dan menikahi perempuan berusia 37 tahun tersebut.

Polisi diberitakan tujuh kali menolak permohonan Ovchinnikova meski sudah menyertakan keterangan tertulis tentang bagaimana dia disiksa oleh suaminya.

Penyelidik mengungkapkan, Anufriev diduga membunuh Ovchinnikova setelah dia meminta cerai. Dia membawa koper berisi jenazah istrinya menggunakan taksi.

Rekaman dari kamera pengawas memperlihatkan Anufriev membawa koper yang diduga berisi jenazah Ovchinnikova yang sudah memberikannya dua orang anak.

Setelah itu, dia menguburkannya di dekat bendungan kota. Polisi baru bergerak setelah ayah Ovchinnikova, Nikolay Ovchinnikov, melaporkan dia menghilang.

Anufriev yang mengakui perbuatannya mengatakan, saat itu dia tengah mabuk dan langsung emosional setelah terlibat pertengkaran dengan Ovchinnikova yang meminta bercerai.

Setelah vonis, Nikolay menyebut hukuman yang diterima menantunya itu terlalu ringan, dan menuduh Anufriev sudah merencanakan untuk membunuh putrinya.

Dia menuduh Anufriev sudah menjual mobil dan perhiasan Ovchinnikova, dan menuding polisi tidak mendengarkan permintaan tolong anaknya yang terancam bahaya.