Capres Taiwan Han Kuo-yu: Diplomasi dengan China Mutlak

1
107

Taiwan, NAWACITA- Han Kuo-yu, terpilih menjadi calon presiden Taiwan dari Partai Kuomintang (KMT). Han dikenal sebagai sosok pro-China. Karier politik Han meroket selama dua tahun terakhir. Sebagai penganut paham populis, Han kerap dibandingkan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Pada pemilu Januari 2020 mendatang, Han akan menantang Presiden petahana Tsai Ing-wen. Selama diperintah Tsai, Taiwan mengambil langkah konfrontatif dengan China.

Han menjadi capres KMT setelah mengalahkan pengusaha tajir dan pendiri perusahaan bertaraf dunia Foxconn, Terry Gou. Dalam pemungutan suara internal, Han memperoleh 45 persen, sedangkan Gou 28 persen.

Selama kampanye untuk menjadi capres, Han membawa narasi pemulihan komunikasi serta perekonomian dengan Beijing. Hal ini menjadi angin segar bagi China yang sedari awal masih mengklaim bahwa Taiwan masih menjadi bagian dari kesatuannya.

Hubungan Taiwan-China saat masa pemerintahan Tsai hampir menyentuh titik nadir.

Hal ini lantaran Tsai menolak keras pernyataan Satu China yang dilontarkan Beijing. Menurut Tsai, mengakui Satu China adalah bentuk pengakuan resmi Taiwan bagian dari Republik Rakyat China.

Sikap keras Tsai memicu kemarahan Beijing. Komunikasi resmi telah diputus, China juga meningkatkan latihan militer dan tekanan ekonomi ke Taiwan.

Sementara itu, Tsai yang hampir pasti kembali diusung partai penguasa Partai Demokrasi Progresif melihat pemilu 2020 sebagai ajang pertarungan melawan tindakan Beijing.

“Pemilu tahun depan merupakan perjuangan untuk kebebasan dan demokrasi, kami akan mempertahankan Taiwan dari Beijing yang semakin sombong,” jelas Tsai, seperti dikutip AFP.

Secara de facto, Taiwan sudah menjadi negara merdeka dan berdaulat pada 1949. Kendati demikian, hanya segelintir negara yang mengakui kedaulatan Taiwan, sebagaimana dilansir dari kumparancom.

China sejak Taiwan menyatakan kemerdekaan berjanji suatu hari nanti akan kembali merebut wilayah itu. Bahkan China siap memakai kekuatan militer jika dibutuhkan.