Imigran Muslim di Australia Sulit Dapat Pekerjaan

52
171

Melbourne, NAWACITA-Kemampuan berbahasa Inggris yang baik dengan peluang lebih besar mendapatkan pekerjaan di kalangan warga Muslim Australia, tidak memiliki korelasi. Sebaliknya, di kalangan pencari kerja non Muslim ditemukan adanya korelasi tersebut. Pengamat menilai faktor islamofobia sebagai salah satu kemungkinan penyebabnya

Salah satu peneliti, Dr Cahit Guven, tidak bisa memberikan penjelasan pasti mengenai hal itu. “Bila kita bandingkan imigran non-Muslim dengan bahasa Inggris lebih bagus dan non-Muslim dengan bahasa Inggris lebih buruk, maka yang lebih bagus prospek mendapatkan pekerjannya lebih baik. Artinya mereka akan lebih mudah dapat pekerjaan dan gaji lebih baik,” kata Dr Guven seperti dikutip dari SBS News.

“Namun ketika kami melihat data imigran Muslim, hal itu tidak terjadi.” Walau tidak bisa menemukan alasan mengapa hal tersebut terjadi, Dr Guven mengatakan bahwa penelitian mereka mungkin menunjukkan sejauh ini Australia terlalu mementingkan aspek kemampuan berbahasa, dan melupakan aspek lainya.

“Tentu saja kita tahu kemampuan berbahasa Inggris penting, namun menurut kami dalam kantong-kantong migran di Australia, misalnya warga Muslim, kemampuan bahasa Inggris bukan satu-satunya hal yang bisa menyelesaikan masalah mereka,” kata Guven lagi.

Misalnya, Yousuf Karimi dari Afghanistan walau sudah tamat univesitas dan fasih dalam berbahasa Inggris, namun kesulitan mendapatkan pekerjaan yang diingininya di Australia.

Comments are closed.