Jilat Es Krim, Berbuntut Kasus Hukum

63
429

Texas, NAWACITA – Media sosial sempat dihebohkan dengan video seorang perempuan yang membuka kemasan es krim merek Blue Bell, menjilatnya, kemudian menempatkannya kembali ke dalam “freezer” di pusat perbelanjaan Walmart, Lufkin, Texas, AS. Setelah melakukan aksi tersebut perempuan itu langsung meninggalkan “freezer” tanpa membayar es krim itu ke kasir.

Adapun video berdurasi 9 detik tersebut mendapat respons sebanyak 29.193 kali retweet dan disukai sebanyak 69.876 kali oleh pengguna Twitter lainnya sejak diunggah pertama kali oleh akun Twitter Optimus Primal, @BlindDensetsu pada 29 Juni 2019.

Mengetahui bahwa ada pelanggan yang melakukan hal tidak pantas atas barang produksinya, produsen es krim merek Blue Bell menyebut video aksi perempuan tersebut termasuk perbuatan jahat.

Pihaknya menyampaikan bahwa ia telah memeriksa lemari es yang berisi es krim itu dan menemukan es krim yang bermasalah tersebut dan langsung menariknya dari peredaran.

Merespons aksi perempuan itu, Kepolisian setempat menyebutkan bahwa perempuan pelaku jilat es krim diancam dakwaan kejahatan tingkat kedua karena merusak produk publik.

Dakwaan ini membuat perempuan itu terancam hukuman penjara 20 tahun dan denda maksimal 10.000 dollar AS atau sekitar Rp 144 juta. Kemudian, polisi juga akan mengusut pria yang merekam kejadian jilat es krim tersebut.

Setelah melakukan proses pencarian, Kepolisian Lufkin mengatakan bahwa perempuan yang ada dalam video viral itu merupakan remaja yang masih di bawah umur. Mereka mengakui perbuatannya.

Kasus tersebut dilaporkan akan dilimpahkan kepada Badan Kehakiman di Bawah Umur Texas untuk mendapatkan penyelidikan lebih dalam.

“Aksi ini ilegal. Aksi ini berisiko membahayakan kesehatan orang lain. Kami bakal memburu dan menuntut siapa pun yang ketahuan melakukannya,” ujar polisi.

Comments are closed.