Berlin, NAWACITA- Dua bom Perang Dunia II ditemukan di Jerman tengah di sebuah kota di utara Frankfurt, Senin 24 Juni 2019. Hal ini memicu sekitar 2.500 orang dievakuasi sementara.

Dilaporkan AFP, Selasa 25 Juni 2019, sebuah bom buatan Jerman seberat 250 kilogram dan satu bom Amerika Serikat (AS) seberat 50 kilo ditemukan berdekatan satu sama lain di zona industri Kota Giessen, di negara bagian Hesse tengah.

Polisi mengatakan bom Jerman harus diledakkan karena terlalu sulit untuk dijinakkan, sedangkan bom AS dapat dengan aman dijinakkan.

Sekitar 2.500 orang, termasuk 800 pengungsi, dievakuasi sebentar dari rumah mereka sebelum ledakan.

Hampir 75 tahun setelah berakhirnya perang, wilayah Jerman tetap dipenuhi dengan bom-bom yang tidak meledak; warisan dari kampanye pengeboman Sekutu melawan Nazi Jerman.

Pada Minggu 23 Juni 2019, sebuah bom yang kemungkinan berasal dari Perang Dunia II meledak di sebuah lapangan di Jerman barat. Ledakan menimbulkan kawah besar tetapi menyebabkan luka-luka.

Dan awal bulan ini, sebuah bom 100 kilogram asal AS, yang ditemukan selama pembangunan di dekat sebuah kompleks perbelanjaan, dijinakkan di Berlin pusat setelah sekitar 3.000 oran dievakuasi.

Menurut para ahli, 10 persen dari jutaan bom yang dijatuhkan di Jerman selama konflik tidak meledak.

 

Baca juga :  Persembahkan Emas Pertama untuk Angkat Besi, Menpora Amali Harap Eko Yuli Jadi Motivasi Atlet Lainnya

Comments are closed.