AS Larang Penerbangan Sipil Masuk ke Wilayah Udara Iran  

7
126

Washington, NAWACITA – Amerika Serikat melarang penerbangan sipil bagi maskapainya di wilayah udara yang dikuasai Iran sebagai dampak meningkatnya ketegangan kedua negara.

Wilayah udara yang dimaksud adalah kawasan Teluk dan Teluk Oman. Pelarangan penerbangan ini berlaku sampai batas waktu yang belum ditentukan.

“Adanya peningkatan aktivitas militer dan meningkatnya ketegangan politik di kawasan itu, yang bisa menyebabkan risiko tidak diduga bagi penerbangan sipil AS serta potensi kesalahan perhitungan atau kesalahan identifikasi,” demikian pernyataan Badan Penerbangan Federal AS (FAA), dalam pernyataan, dikutip dari AFP, Jumat (21/6).

“Risiko terhadap penerbangan sipil AS ditunjukkan oleh penembakan rudal darat-udara terhadap pesawat intai tak berawak AS (drone).”

Ketegangan meningkat setelah Iran menembak jatuh drone BAMS-D Global Hawk milik Angkatan Laut AS. Kementerian Pertahanan membenarkan pesawat yang ditembak itu merupakan drone milik AL AS, namun menepis benda itu terbang di wilayah udara Iran seperti dituduhkan.

AS meningkatkan penjagaan di kawasan Teluk dan Teluk Oman setelah serangkaian serangan terhadap kapal tanker, termasuk milik Arab Saudi. Washington menuduh Iran berada di balik serangkaian serangan tersebut, namun Teheran menepis.

 

Comments are closed.