Dituduh Bunuh Kerbau Pakai Ilmu Hitam, Perempuan di India Dicekik dan Dibuang ke Bendungan

0
258

Kotwali,NAWACITA-Seorang perempuan berusia 55 tahun di India, diduga tewas dibunuh setelah dicurigai mempraktikkan ilmu hitam yang menyebabkan kematian seekor kerbau. Empat orang, termasuk satu anak di bawah umur ditahan, pada Senin (17/6/2019), sehubungan dengan insiden pembunuhan yang terjadi di desa Jiling, distrik Jashpur, pada 2 Juni lalu.

“Mereka yang ditahan diidentifikasi bernama Anil Ram, saudaranya Virendra Ram, temannya Santosh Ram, serta seorang anak di bawah umur. Keempatnya adalah warga desa Jiling,” ujar petugas polisi kota Kotwali, Laksman Singh Dhruve, dikutip India Today.

Dikatakan polisi, kasus pembunuhan pertama kali dicurigai pada 6 Juni, setelah korban, Chhandni Bai (55), dilaporkan oleh putranya, Jagir Ram, telah hilang selama empat hari. Polisi yang melakukan penyelidikan menginterogasi empat tersangka yang kemudian mengakui telah melakukan tindak kejahatan.

“Pada malam tanggal 2 Juni, korban yang sedang duduk sendirian di luar rumah dicekik menggunakan seutas tali hingga tewas oleh Anil Ram.”

“Dengan bantuan tiga tersangka lainnya, jenazah korban kemudian dimasukkan ke dalam karung dan dilemparkan ke bendungan di desa Neemgaon,” lanjut polisi.

“Namun pada 7 Juni, tersangka menemukan jenazah korban mengambang dan kemudian memutuskan untuk mengangkat dan menguburkannya di lahan pertanian terdekat,” kata polisi.

Jenazah korban baru ditemukan setelah ditunjukkan oleh tersangka dan digali, pada Sabtu lalu. “Menurut pengakuan tersangka Anil Ram, korban telah mempraktikkan ilmu hitam yang menyebabkan kerbau miliknya mati,” kata polisi dalam keterangannya.

Tuduhan praktik ilmu hitam bukan kali pertama dilontarkan tersangka kepada korban. Pada 2015, saat istri tersangka yang sedang hamil terjatuh dari sepeda hingga akhirnya keguguran, Anil Ram juga menuduh Chhandni Bai telah menggunakan ilmu hitam terhadap istrinya. Polisi kini masih menggelar penyelidikan dan telah mendaftarkan kasus ini sebagai pembunuhan.