Curiga Diselingkuhi, Istri Jual Koleksi Memorabilia Sepak Bola Milik Suaminya

13
199

Warrington,NAWACITA- Seorang perempuan di Inggris yang curiga jika suaminya telah berselingkuh nekat menjual koleksi memorabilia milik sang suami dengan harga yang sangat rendah. Koleksi memorabilia sepak bola milik sang suami yang diperkirakan bisa bernilai 45.000 poundsterling (sekitar Rp 814 juta) dijual melalui situs online dengan hanya seharga 5 poundsterling (sekitar Rp 90.000).

Diberitakan Metro.co.uk, Shelly Cohen (41), asal Warrington, Chesire, Inggris, curiga jika suaminya, Paul (35), telah berhubungan dengan wanita lain. Kecurigaannya bertambah setelah sahabatnya melihat Paul dalam siaran langsung pertandingan di televisi sedang berada di samping wanita berambut pirang yang tidak dia kenal.

Padahal Paul mengatakan kepada Shelly bahwa dirinya sedang bekerja, sedangkan kenyataannya dia tengah menyaksikan pertandingan Manchester City. Shelly pun merasa geram karena itu bukan kali pertama suaminya lebih mementingkan pertandingan sepak bola dibandingkan hubungan pernikahan maupun keluarga mereka.

Kesal dengan sikap suaminya, Shelly pun ingin memberi pelajaran. Namun alih-alih memarahi sang suami, dia memilih memberi hukuman yang lebih keras. Shelly memutuskan menjual seluruh koleksi memorabilia sepak bola milik suaminya yang dikumpulkan sejak 60 tahun lalu oleh tiga generasi.

Tidak sekadar menjual koleksi memorabilia sang suami, Shelly juga menjualnya dengan harga yang sangat rendah, yakni seharga 5 poundsterling atau sekitar Rp 90.000. Paul mengakui bahwa dirinya telah berbohong soal pekerjaan, tetapi dia membantah jika dirinya berselingkuh dan bahwa perempuan yang terlihat di sampingnya hanyalah penonton pertandingan dan tidak saling mengenal dengannya. Sementara Shelly bersikukuh dan memilih untuk tidak mempercayai alasan suaminya itu.

“Saya benar-benar tidak tahu lagi. Berapa kali hal ini terjadi? Dia melakukan beberapa kali perjalanan kerja, tetapi bisa saja semua itu bohong,” ujar Shelly.

Paul baru mengetahui jika koleksinya telah dijual pada 13 Mei lalu, sehari setelah pertandingan Manchester City yang memenangkan Liga Premier. Dia tahu setelah menerima email terkait akun di situs jual beli online dan bertanya kepada istrinya.

“Ini benar-benar lebih buruk dari sebelum-sebelumnya. Saya mengakui bahwa saya seharusnya tidak berbohong kepada istri saya, tetapi dia juga memberi saya waktu yang sulit di akhir pekan.” “Saya tidak akan memaafkan perbuatan istri saya. Reaksi itu sudah sangat berlebihan,” ujar Paul. Paul menambahkan dia berharap suatu saat dapat mewariskan koleksinya kepada putranya dan mengatakan bahwa itu adalah bagian dari masa kecilnya, seperti saat dia menerima koleksi itu dari ayahnya, lebih dari 20 tahun lalu.(Sumber:Kompas.com)

Comments are closed.