China Sebut Perang Dagang dengan AS dapat Berakhir Bencana

14
299

Singapore, NAWACITA – China sebut perang dagang dengan America Serikat dapat berakhir bencana. Berhubung negosiasi antara kedua negara selama ini tidak berjalan lancar, perselisihan antara kedua negara justru semakin memanas setelah Trump memberlakukan tarif impor baru atas barang China dan memasukkan perusahaan teknologi China dalam daftar hitam karena masalah keamanan nasional.

Menteri Pertahanan China Wei Fenghe mengkritik Amerika Serikat (AS) atas dukungannya kepada Taiwan dan operasi angkatan laut AS di Laut Cina Selatan yang tengah disengketakan. Kendati demikian, ia menyebut konflik atau perang antara kedua negara dapat menjadi bencana.

Wei mengatakan dalam Dialog Shangri-La di Singapura, KTT pertahanan utama Asia pada Minggu (2/6) bahwa China akan “berjuang sampai akhir” jika ada yang mencoba memisahkannya dari Taiwan.

“Tidak ada upaya untuk memecah Cina akan berhasil. Setiap gangguan terkait Taiwan akan gagal,” kata Wei, seperti dikutip dari Reuters.

Hubungan China dan AS semakin tegang akibat perang dagang, dukungan A.S. untuk Taiwan, dan postur militer China di Laut Cina Selatan, di mana Amerika Serikat juga melakukan patroli kebebasan navigasi.

Pada hari Sabtu, penjabat Menteri Pertahanan AS Patrick Shanahan mengatakan pada pertemuan itu bahwa Amerika Serikat tidak akan lagi terlalu berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait perilaku Cina di Asia.

Wei, dalam referensi yang jelas ke Amerika Serikat, juga mengataka beberapa negara dari luar wilayah datang ke Laut Cina Selatan untuk melenturkan ketegangan antara kedua negara.

Dalam pidatonya yang agresif, Wei mengatakan Cina akan “berjuang sampai akhir” jika Amerika Serikat ingin bertempur dalam masalah perdagangan. Kendati demikian, menurut dia, pihaknya tetap akan membuka pintu negosiasi jika Washington ingin berbicara. (ANT)

Comments are closed.