Canberra, NAWACITA – Helikopter milik Angkatan Laut Australiadilaporkan telah menjadi sasaran serangan laser, saat menjalani misi penerbangan di atas Laut China Selatan.

Sumber-sumber departemen pertahanan mengatakan kepada ABC bahwa helikopter milik Angkatan Laut Australia telah menjadi sasaran serangan laser selama penerbangan malam hari.

Hal tersebut memaksa pilot untuk kembali ke kapal induk guna mendapat pemeriksaan kesehatan. Laporan media tidak merinci mengapa pilot membutuhkan pemeriksaan dan bagaimana tepatnya helikopter tersebut menjadi sasaran.

Insiden tersebut terjadi saat kapal perang Australia tengah menyelesaikan misi keterlibatan regional Pasukan Pertahanan Australia (ADF) bertajuk “Indo-Pacific Endeavaour 2019” yang dijadwalkan selesai pekan ini.

Sebelumnya juga terungkap dalam pekan ini, Gugus Tugas Australia yang sedang melakukan perjalanan melintasi perairan Laut China Selatan antara Vietnam dengan Singapura telah diikuti oleh kapal perang China.

Dilansir ABC, para pejabat militer Australia meyakini bahwa serangan laser terhadap helikopter Angkatan Laut itu berasal dari kapal penangkap ikan. Namun belum dapat dikonfirmasi secara resmi apakah kapal itu berbendera China.

Beijing diketahui telah mempertahankan milisi maritimnya di Laut China Selatan, yang terdiri dari kapal penangkap ikan untuk menjalankan misi dengan risiko pertempuran rendah.

Departemen Pertahanan Australia belum memberi komentar terbuka terkait insiden serangan laser. Namun serangan serupa yang melibatkan laser dan militer China juga sempat dilaporkan di Djibouti, di mana AS dan China memiliki pangkalan militer.

Tahun lalu, Washington telah menuding China melakukan serangan laser yang diarahkan ke pesawat AS hingga mengakibatkan dua pilot mereka mengalami cedera ringan.

Menyusul laporan tahun lalu tentang serangkaian serangan laser terhadap pesawat AS di wilayah Samudra Pasifik, Departemen Pertahanan Australia mengeluarkan pernyataan terbuka yang mengecam serangan itu.

Baca juga :  Nenek Gaul Asal Kanada Terobsesi Warna Hijau

“Pemerintah Australia akan melihat laporan tentang pesawat militer yang menjadi sasaran laser sebagai perkembangan yang tidak diinginkan dan berpotensi berbahaya,” kata juru bicara Departemen Pertahanan Australia kepada ABC, Juli 2018.

Beijing berulang kali membantah terlibat dalam serangan laser terhadap pesawat AS, namun ini menjadi insiden pertama yang dipublikasikan yang menargetkan personel Australia.