Ini Jawaban KETUM PAN Soal Koalisi Prabowo-Sandi

0
106

Jakarta, NAWACITA- Partai Amanat Nasional (PAN) berkali-kali dikabarkan akan ‘balik badan’ dari koalisi capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno ke capres-cawapres Joko Widodo ( Jokowi) dan Ma’ruf Amin. Beberapa kadernya juga kerap memberikan sinyal akan bergabung ke koalisi Jokowi-Ma’ruf.

Menanggapi itu, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan enggan bicara banyak soal langgeng tidaknya bersama koalisi Prabowo-Sandi. Dia mengaku masih harus menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kita tunggu MK ya,” kata Zulkifli di Kediamannya, Cipinang, Jakarta Timur, Sabtu (15/6).

Pria yang akrab disapa Bang Zul ini meminta semua pihak untuk tidak memanas-manasi soal koalisi. Sebab, kata dia, tahapan Pilpres 2019 baru saja masuk sidang MK.

“Jangan ngompor-ngomporin, masih di MK, tunggu saja MK, kan baru tanggal 14 (Juni) kemarin nanti tanggal 18 sidang lagi,” ungkapnya.

Dia pun meminta semua pihak menghormati sidang MK dan menunggu putusan finalnya. Setelah, proses ini berakhir dia mengimbau masyarakat untuk kembali rukun.

“Saya kira MK sudah saya kira sudah. Kan inikan teman sendiri. Jadi enggak ada tuh kampret cebong itu harus udah selesai enggak ada lagi. Sana temen, BPN temen, kita bukan lawan Belanda. Jadi apapun saya kira keputusan MK pasti akan diterima dengan baik, dihormati,” ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional Bara Hasibuan menilai partainya lebih baik berada koalisi pemerintah. Alasannya, secara historis PAN memang selalu berada dalam pemerintahan.

“Pertimbangannya macam-macam, kita kan secara historis dari organisasi kita berdiri Agustus 98 sampai sekarang sebagian besar waktu kita ada di pemerintahan. Jadi memang sudah jadi pola dan tradisi dalam PAN buat ada di pemerintahan,” kata Bara di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/6).

 

Tinggalkan Balasan