Gadis 16 Tahun Jadi Budak Sex Ayah dan Pamannya Selama 4 Tahun

14
143
Gadis 16 Tahun Jadi Budak Sex Ayah dan Pamannya Selama 4 Tahun

Minahasa, NAWACITAPOST- Seorang gadis yang baru berusia 16 tahun di Minahasa, Sulawesi Utara mengalami kejadian memilukan.

Selama empat tahun, anak di bawah umur ini menjadi korban pemerkosaan ayah dan pamannya.

Kasubbag Humas Polres Tomohon AKP Andrie Mamahit mengatakan, ayah korban berinisial J (53) melakukan aksi bejat itu sejak tahun 2016 sampai dengan Maret 2020.

Sang paman berinisial Y juga ikut memperkosa korban. Bahkan, bulan Maret 2020, Y sempat melakukan aksi sebanyak tiga kali.

Baca Juga : Menkopolhukam : Tak Ada Lembaga Lain yang bisa Cabut Tap MPR Soal Isu PKI

“Aksi keduanya dilakukan di dalam rumah korban saat anggota keluarga lainnya sedang keluar. Sebelum menjalankan aksinya, kedua pelaku membujuk dan mengancam korban,” kata Andrie, Jumat (29/5/2020).

Andrie menuturkan, perbuatan ayah dan paman korban terbongkar setelah korban melaporkan kejadian yang dialaminya kepada ibunya.

“Akibat perbuatan kedua pelaku, korban mengalami ketakutan dan trauma berat, karena aksi memilukan itu dilakukan secara berulang-ulang,” ujar dia.

Tidak terima anaknya menjadi korban kekerasan seksual dari suaminya dan paman korban, kemudian ibu korban melaporkan kejadian itu ke Polres Tomohon, Kamis (28/5/2020).

Berdasarkan laporan itu, Tim Resmob Polres Tomohon di bawah pimpinan Kanit Buser Bripka Bima Pusung, langsung mencari keberadaan dua pelaku.

Tidak membutuhkan waktu yang lama, akhirnya kedua pelaku diamankan di kompleks perkebunan milik keduanya di salah satu desa, Kecamatan Tombariri Timur.

“Kedua pelaku diamankan pada hari itu juga. Pelaku J diamankan pada pukul 15.30 Wita. Sedangkan, pelaku Y diamankan pada pukul 16.30 Wita,” sebut dia.

Ia menambahkan, kedua pelaku telah diamankan di Polres Tomohon dengan dua laporan berbeda.

“Di hadapan penyidik, kedua pelaku telah mengaku perbuatan mereka. Keduanya kini dalam proses penyidikan dengan pemeriksaan berkas oleh unit pelayanan perempuan dan anak (PPA) Polres Tomohon,” ujar dia.