Direktorat Reskrim Polda Riau, Tangkap Pelaku CURAT dengan Modus Pecah Kaca

8
255
Pada saat upaya penangkapan pelaku, petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur di bagian kaki. Hal ini dilakukan karena pelaku melakukan perlawanan dan membahayakan keslamatan petugas.
Direktorat Reskrim Polda Riau, Tangkap Pelaku CURAT dengan Modus Pecah Kaca

Siak, NAWACITA – Direktorat Reskrim Um Polda Riau bersama Sat Reskrim Polresta Pekanbaru telah melakukan Penangkapan terhadap seseorang yang diduga pelaku TP. Pencurian dengan pemberatan dengan modus Pecah Kaca sesuai dengan Laporan Polisi Nomor : LP / 66 / XI / 2019 / Riau / Polresta Pekanbaru / Sektor Payung Sekaki, tanggal 21 November 2019, dengan korban ISMET, Laki-laki, 42 Tahun, Islam, Polri, Jln. Pemudi No.18 RT.008 RW.005 Kel.Tampan Kec Payung Sekaki Kota Pekanbaru.

Kejadian Curat tersebut terjadi pada hari Kamis Tanggal 21 November 2019 sekitar jam 21.00 WIB i Jln. Siak, Labu Baru Barat, Payung Sekaki, Pekanbaru-Riau.

Kasus ini berhasil diungkap pada Sabtu, 23 November 2019 sekitar pukul 19.30 WIB.

Baca Juga: Launching Pilkada Serentak 2020, KPU Siak Kenalkan Logo, Maskot dan Jingle

Pelaku yang berhasil diamankan adalah MA, 24 tahun, Islam, Laki laki, yang tinggal di Tambiski, Naga Juang, Mandailing Natal, Sumatera Utara dan PL, laki-laki 25 tahun, Islam, yang tingga di sp. Ambat, Siabu, Mandailing Natal.

Dari pelaku, berhasil diamankan 1 (Satu) Unit Sepeda Motor Suzuki Satria FU, 1 (Satu) Unit Senjata API dan 10 butir amunisi, Magazen serta kotak. Juga 2 (Dua ) Unit HP Samsung dan 1 (Satu) Unit HP OPPO warna Putih serta 1 (Satu) Buah Helm.

Menurut keterangan korban, bahwa hari Kamis tanggal 21 November 2019 sekira pukul 21.00 wib, korban bersama istri berangkat dari rumah dengan menggunakan mobil jenis Toyota Avanza dengan No.Pol B 1774 PZH warna Grey. Saat itu, korban membawa 1 (satu) buah tas ransel warna coklat merk polo berisikan barang barang seperti yang telah ditemukan tersebut.

Setelah berangkat dari rumah, korban sempat berhenti di SPBU Jln. Riau untuk menarik uang di ATM Bank BRI miliknya. Sesudahnya, korban bersama istri berhenti untuk membeli pecel lele yang masih berada di Jln.Riau. Setibanya di tempat pecel lele tersebut, korban bersama istri turun dari mobil, sementara tas ransel milik korban diletakkan pada lantai mobil bagian tengah sebelah kiri. Selanjutnya korban bersama istri memesan pecel lele untuk dibungkus. Kurang lebih 20 menit korban bersama istri berada di warung pecel lele tersebut.

Setelah kembali ke mobil, saat itu korban melihat kaca jendela pada pintu tengah mobil sebelah kiri sudah dalam keadaan pecah. Sehingga saat itu korban langsung melihat tas ransel yang diletakkan di lantai mobil sudah tidak ada. Kemudian korban menanyakan kepada pemilik warung pecel lele atas kejadian yang dialami, namun pemilik warung tidak mengetahui kejadian pecah kaca yang dialami korban.

Baca Juga: MUBES ke-IV IKNR Provinsi Riau, AKBP Peniel Zalukhu terpilih sebagai Ketua Umum

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto menjelaskan Kronologis pengungkapan: Setelah petugas menerima Laporan, selanjutnya melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan olah TKP. Setelah mendapatkan informasi akurat, selanjutnya pada hari Sabtu tanggal 23 November 2019 sekitar pukul 19.30 WIB di Jln. Siak, Labu baru Barat, Payung Sekaki, Pekanbaru-Riau, untuk melakukan penangkapan terduga pelaku oleh tim Resmob Polda Riau.

Pada saat upaya penangkapan pelaku, petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur di bagian kaki. Hal ini dilakukan karena pelaku melakukan perlawanan dan membahayakan keslamatan petugas.  Setelah berhasil dilumpuhkan, selanjutnya pelaku beserta dengan Barang Buktinya diamankan.

Saat ini Tersangka dan Barang Bukti sudah diserahkan ke Polresta Pekanbaru untuk proses penyidikan, dan Kepada para pelaku diancam dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara, imbuh Narto.

Sokhiaro Halawa (Nawacitapost, Kabupaten Siak)

Comments are closed.